Harian Haluan

Harianhaluan.com

Bocah 8 Tahun Ini Diterima Kuliah di Universitas Arizona

Bocah 8 Tahun Ini Diterima Kuliah di Universitas Arizona
Ilustrasi 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM — Seorang anak asal Meksiko memiliki IQ 162. Anak perempuan tersebut akan segera mengikuti kuliah di Universitas  Arizona.

Dilansir dari azcentral, gadis kecil tersebut bernama Adhara Perez Sanchez yang memiliki IQ begitu memukau. IQ nya melebihi IQ fisikawan Albert Einstein.

Menurut cerita Yucatan Times pada November lalu, Perez telah lulus sekolah menengah di usia 8 tahun. Perez diduga mengidap sindrom Asperger. Sindrom asperger merupakan gangguan pada sistem saraf yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Menurut ibunya, saat ini dia tengah belajar untuk gelar online di Universitas di Meksiko. Perez memiliki impian untuk belajar astrofisika di Universitas Arizona. Perez juga ingin menjadi seorang astronaut suatu hari nanti.

Untuk mencapai impian anaknya tersebut, Ibu Perez berencana membawa Perez ke AS untuk mengambil ujian dan berharap mendapatkan beasiswa untuk masa depan anaknya.

Kisah gadis delapan tahun ini kemudian menarik perhatian Presiden Universitas Arizona (UA), Robert Robbins. Presiden UA tersebut mengirimkan undangan agar Perez dapat meneruskan sekolahnya di Meksiko. Presiden UA juga telah mengirimkan salinan undangannya kepada Arizona Republik.

“Saya senang membaca kisah luar biasa kamu di internet, apalagi mengetahui bahwa impianmu adalah bersekolah di Universitas Arizona,” tulis Robbins dalam undangannya kepada Perez

“Kami memiliki banyak program ilmu luar angkasa yang luar biasa, dan kamu memiliki banyak peluang untuk bekerja mendampingi para pakar terkemuka dunia,” ujar Robbins.

Robbins juga menawarkan akan menempatkan Perez dengan Fakultas di Departemen Astronomi atau laboratorium ilmu bulan dan planet.

“Kamu memiliki masa depan yang cerah, dan saya berharap dapat menyambutmu di kampus suatu hari sebagai Wildcat,” ujar Robbins.(*)

 Sumber : Republika /  Editor : NOVA
Ikuti kami di