Harian Haluan

Harianhaluan.com

Ponpes Darul Ulum Bersuka Cita Sambut Lahirnya UU Pesantren

Ponpes Darul Ulum Bersuka Cita Sambut Lahirnya UU Pesantren
Pimpinan Ponpes Darul Ulum Yapa Kombang Baru, Ahmad Nawawi (kiri) poto bersama dengan Staf Khusus Presiden bidang Keagamaan Dalam Negeri, Gus Rozin (tengah) dalam sebuah acara di Jakarta. Ist 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Yapa Kombang Baru Tapus, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman, Ahmad Nawawi, menyatakan pihaknya mengapresiasi lahirnya Undang Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang pesantren. 


"Alhamdulillah, yang dinanti-nanti itu kini telah menjadi undang-undang, negara kian mengakui keberadaan lembaga pendidikan pesantren. Kita patut bersyukur terhadap anugerah ini," ungkap Nawawi kepada Haluan.com Minggu (29/12).


Menurutnya, pihaknya memberikan apresiasi kepada DPR yang telah mengesahkan Undang-Undang (UU) Pesantren. Selama ini pendidikan pesantren kerap dikesampingkan dan acap kali dipandang sebelah mata. 


"Kami sangat mengapresiasi lahirnya undang undang tentang pesantren. Kita harapkan Undang Undang ini mampu memajukan pesantren ke depan," ujarnya. 


Pendidikan di pesantren, kata dia, sudah jelas memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Ditambah pula pesantren punya andil besar dalam memerdekan bangsa ini.


"Alhamdulillah, dengan lahirnya Undang Undang Pesantren tentu berdampak pada pengakuan negara terhadap keberadaan pesantren di Indonesia. Kini, hak pendidikan di pesantren setara dengan sekolah umum lainnya," katanya. 


ke depan, Nawawi berharap, implementasi UU Pesantren dapat berjalan dengan baik dan membuat pendidikan di pesantren semakin maju. Disahkannya UU Pesantren memberi pengakuan kepada pendidikan pesantren sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan nasional.

"Semoga DPRD Kabupaten dan Propinsi dapat menginflementasikan Undang Undang Pesantren tersebut untuk di anggarkan di APBD kabupaten Pasaman dan APBD Propinsi Sumatera Barat, sehingga jatah pendidikan 20 persen juga dapat dirasakan oleh Pondok Pesantren," ujar Nawawi. (h/yud)

Reporter : YUDI LUBIS /  Editor : Dodi
Ikuti kami di