Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Home »

pemda

H.Yernizen: Pengisian Data Dapodik Jangan Direkayasa

H.Yernizen: Pengisian Data Dapodik Jangan Direkayasa
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, H.Yernizen. TRISNALDI 

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM- Pengisian data dapodik sekolah harus ril dengan kondisi yang ada. Jangan mengada-ada karena itu akan sangat menyulikan nantinya.

Wajar bila sebuah sekolah misalnya ingin meningkatkan sarana prasaranya atau kualitas gedung sekolahnya dengan bantuan DAK tak kunjung terealisasi karena pengajuan proposalnya tidak selaras dengan kondisi sekolahnya berdasarkan data dapodik yang dikirimkan.

Misal dalam dapodik, sekolah berkecukupan, mobiler baik, kondisi gedung baik, semua baik, sementara dalam proposal minta bantuan tertera untuk ganti atab gedung sekolah yang sudah banyak yang bocor, akhirnya realisasi proposal tak kunjung tiba.

"Akurasi data dapodik sekolah yang dikirim dengan kondisi riil sekolah sangat penting karena semua berpijak kepada data dapodik," jelas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, H. Yernizen, menjawab harianhaluan.com, Jumat (3/1-2020). 

Baca Juga : Toshiba Say Goodbye dari Bisnis Laptop
Baca Juga : WhatsApp Siapkan Fitur Baru saat Salah Grup Ketika Kirim Pesan


 Jadi Sekretaris Dinas Pendidikan itu mengingatka pihak sekolah, isilah dapodik itu dengan kondisi riil sekolah. Secara umum sekolah-sekolah SD, SMP  di Kabupaten Padang Pariaman, perlu peningkatan sarana dan prasarana, atau kualitas gedung sekolahnya.

 Seperti gedung SD yang banyak kini dibangun sudah lama, begitu pula sebahagian gedung SMP. Perbaikan sarpras dan kualitas gedung sekolah, dilakukan dengan dana DAK dan tahun 2019, baru terangkat 35 persen dari total 408 gedung sekolah dasar, termasuk juga gedung SMP.

Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Padang Pariaman sampai saat ini ada 408 sekolah dasar, 60 Smp dan 300 lebih Tk Paud.(h/tri).

loading...
Reporter : TRISNALDI /  Editor : Dodi

Ikuti kami di