Harian Haluan

Harianhaluan.com

Sisi Gelap di Balik Konsep Seksi Girlband KPop Terungkap

Sisi Gelap di Balik Konsep Seksi Girlband KPop Terungkap
Ilustrasi 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Girlband-girlband di Korea umumnya tak hanya menonjolkan kemampuan menyanyi dan menari. Mereka juga menghadirkan konsep untuk tampil lebih menonjol. Beberapa girlband pun memilih konsep seksi baik dalam hal busana, lagu, atau koreografi. Gup KPop Stellar yang telah bubar dikenal dengan gaya sensual mereka. Namun ada rahasia kelam di balik konsep seksi itu yang tak banyak orang tahu.

Gayoung adalah mantan personel Stellar kini telah beralih dari idol menjadi seorang aktris. Dalam sebuah wawancara, ia pun bercerita mengenai pengalaman kurang menyenangkannya saat promosi sebagai idol. Dikatakan jika awalnya Stellar akan debut dengan konsep 'cute' tapi setelah tiga album mereka belum juga berhasil menarik banyak penggemar.

Setelah tiga tahun menjadi selebriti kurang terkenal, Stellar akhirnya mendapatkan sedikit popularitas. Ketika itu, mereka menarik perhatian karena konsep seksi yang provokatif melalui lagu Marionette. Sayangnya, konsep tersebut bukanlah yang mereka harapkan. Dalam satu adegan di video klip, seorang member ditampilkan minum susu dan diminta menumpahkannya ke bagian dada yang kemudian ditonjolkan.

"Member itu yang melakukan adegan itu baru berusia 20 tahun saat itu, jadi dia sangat terkejut bahkan dia tidak bisa minum susu putih hingga hari ini. Dia sangat terluka. Tidak ada yang tahu apa tujuannya (adegan itu)," kata Gayoung kepada Insight.

Sejak saat itu, semua orang mengingat Stellar karena konsep seksi mereka. Agensi Stellar pun mencoba untuk mengakali mereka agar mau menari dan pemotretan dengan baju terbuka. Padahal para anggota Stellar sudah meminta untuk mengurangi baju-baju seksi.

"Ketika kami mengatakan pada mereka, 'Kami tidak ingin melakukan ini', mereka akan bilang 'Kamu harus berpikir mengenai kontrak dengan agensi ini'. Di usia kami yang masih muda, kami takut. Kami takut jika kamu menolak, kami harus membayar banyak uang dan kesulitan," ungkap wanita 29 tahun ini.

Konsep seksi tersebut, kata Gayoung, membuatnya berat karena tidak sesuai kepribadian aslinya. Apalagi banyak orang mengidentikan penampilan tersebut dengan hal-hal kurang baik, seperti suka party, minum, dan merokok. Hal ini pun bukan hanya menyakiti mereka tapi juga orangtua para member Stellar.

"Orangtua kami kesal juga. Kalau seseorang bertanya anak mereka bekerja apa, mereka akan bilang kami berpromosi dalam grup bernama Stellar. Tapi ketika mereka cari (di internet), hanya foto-foto seksual yang muncul. Mereka sering mendengar, 'Mengapa anakmu melakukan ini?' Aku merasa menyesal," tutur wanita yang kini menjadi aktris dan punya kafe itu.(*)
 

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA
Ikuti kami di