Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Home »

pemda

DPRD Pessel Pertanyakan Dana Pengganti Pukat Harimau

DPRD Pessel Pertanyakan Dana Pengganti Pukat Harimau
Wakil Ketua DPRD Pessel, Jamalus Yatim. 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Pesisir Selatan, mempertanyakan anggaran pengganti pukat harimau 2019 yang rencananya bakal direalisasikan untuk nelayan di Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Diketahui, anggaran tersebut berupa bantuan alat tangkap yang batal dibagikan Pemkab Pessel dengan alasan nelayan setempat menolak. Bahkan, dana APBD Pessel yang digelontorkan Rp2,4 miliar dan APBD Pemprov Sumbar Rp2,5 miliar 2019 hingga kini tak kunjung direalisasikan.

Wakil Ketua DPRD Pessel, Jamalus Yatim menyebutkan, pihaknya mempertanyakan kepada Dinas terkait mengapa alat pengganti itu tidak kunjung diberikan kepada nelayan.

"Ya, kami mempertanyakan kemana uangnya? Jika cuma alasan nelayan menolak, tentu kami perlu rinciannya. Sebab, itu bukanlah alasan yang mendasar. Dalam waktu dekat, kami bakal panggil Dinas Perikanan," ujarnya pada wartawan di Painan, Selasa (14/1).

Baca Juga : Puskesmas di Pasaman masih Kekurangan Tenaga Kesehatan
Baca Juga : Waduh, Positif Covid-19 di Sumbar Tembus 1000 Kasus


Menurutnya, terkait kebijakan pemerintah dalam mengambil keputusan, pihaknya mengaku sangat jarang di ajak bermusyawarah, apalagi terkait menyalurkan bantuan.

"Kami tidak pernah tahu soal itu. Jadi, sekarang kami pertanyakan kemana uang itu mengalirnya," ucapnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Pessel, Andi Syafinal mengaku, anggaran APBD Pessel 2019 senilai Rp2,5 miliar itu tidak jadi direalisasikan karena nelayan menolak. Begitupun dengan anggaran Provinsi Rp2,5 miliar."Ya, anggaran itu sudah kami kembalikan ke kas daerah. Saat itu nelayan tidak mau diberi bantuan alat tangkap, mereka inginnya berupa uang. Hal itu tentu tidak bisa kami penuhi, sebab bantuannya dalam bentuk pengadaan alat," katanya. (h/Efz) 

loading...
Reporter : EFRIZAL /  Editor : Dodi

Ikuti kami di