Harian Haluan

Harianhaluan.com

Gerakan Hijau Kerabat Mahasiswa Panti Selatan Tanam 500 Bibit Pohon

Gerakan Hijau Kerabat Mahasiswa Panti Selatan Tanam 500 Bibit Pohon
 Gerakan Hijau Kerabat Mahasiswa Pansel photo bersama usai penanaman pohon di Nagari Panti Selatan. YUDHI 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Cegah bencana alam, sebanyak 500 bibit pohon berbagai jenis ditanam, Sabtu (18/1). Kegiatan penanaman pohon ini digagas oleh Gerakan Hijau Kerabat Mahasiswa Panti Selatan. 

Kegiatan di pusatkan di lapangan sepakbola Tanjung Medan, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Rencananya, ratusan bibit pohon ini akan ditanami di lahan-lahan kritis di nagari itu. 

Ketua Pelaksana, Zulfajri Hidayat mengatakan, bibit pohon yang akan ditanam berasal dari bantuan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Sementara biaya untuk pelaksanaan kegiatan bersumber dari sumbangan para donatur. 

"Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 500 batang. Jenis bibit yang ditanam, terdiri atas bayur, mahoni, tembesi. Sementara bibit bambu dibantu oleh Dinas LHPRKP Pasaman," katanya. 

Dikatakan, bahwa kegiatan ini didasari oleh keprihatinan mahasiswa setempat atas bencana alam yang baru-baru ini terjadi dan melanda kawasan itu. Disebutkan, bahwa bencana tersebut dampak dari kerusakan hutan akibat ulah segelintir orang. 

"Bencana longsor yang terjadi kemarin akibat perbuatan segelintir orang yang melakukan pengerusakan hutan secara membabi buta," katanya. 

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, bersinergi menjaga keselarasan alam, bumi agar tetap terjaga dengan baik. Pihaknya, kata dia, juga membuka layanan pengaduan masyarakat untuk hal serupa. 

"Kami membuka layanan pengaduan masyarakat, untuk dijadikan sebagai program pengabdian mahasiswa ke depannya. Kami juga mendorong semakin banyak bermunculan gerakan hijau ditiap tiap nagari," pungkasnya.

Walinagari Panti Selatan, Azwir Karim mengatakan, kegiatan seperti ini harus terus digalakkan ke depannya. Dikatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Panti Selatan penting dilaksanakan untuk ketahanan nagari dari musibah bencana alam. 

"Informasi yang kita terima, kegiatan penanaman pohon ini tidak berhenti disini saja. Tapi mereka berencana mencari bantuan berbagai jenis bibit yang nanti akan ditanam di lahan lahan kritis," katanya. 


Camat Panti, Aswar menyampaikan, bahwa Kecamatan Panti rawan terhadap bencana alam, baik banjir maupun tanah longsor. Itu karena diapit dua bukit dan dilintasi sungai besar. Setiap musim penghujan, kata dia, bencana banjir dan longsor sering melanda beberapa kawasan di kecamatan itu. 


"Apalagi bukit-bukit itu sekarang sudah digunduli, dan ditanami serai wangi. Secara ekonomi, memang menguntungkan. Namun, secara geologis merusak lingkungan dan menyebabkan bencana," katanya. 


Walinagari, kata Aswar, juga harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan terjadinya bencana alam di wilayahnya. Masyarakat, kata dia, harus disadarkan agar tidak merusak hutan hanya untuk kepentingan ekonomi semata. 


"Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah menggagas program ini. Namun, saya berharap skopnya lebih diperluas lagi. Karena di Kecamatan Panti ada empat nagari," tukasnya. 


Hadir, Kepala Dinas LHPRKP Kabupaten Pasaman, Rosben Aguswar, Anggota DPRD Sumbar, Sabar AS, Wakapolres Pasaman Kompol Ahmad Yani, Camat Panti Aswar, Kapolsek Panti Iptu Edwin, Walinagari Panti Selatan, Azwir Karim serta mahasiswa se Panti Selatan. (h/yud)

 

Reporter : YUDHI /  Editor : Dodi
Ikuti kami di