Harian Haluan

Harianhaluan.com

Duo Istri Mantan Wako Padang 'Jatuh Hati' pada Mahyeldi, Ini Alasannya

Duo Istri Mantan Wako Padang 'Jatuh Hati' pada Mahyeldi, Ini Alasannya
Wako Mahyeldi Ansharullah bersama Ny Zuraida Manan Hasan Basri Durin. 

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pembangunan Pendidikan di Kota Padang yang dilakukan oleh Wali Kota Mahyeldi Ansharullah mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Misalnya saja, Ny Hajjah Zuraida Manan Hasan Basri Durin, istri mantan Wali Kota Padang periode 1966–1968, Hasan Basri Durin.

Menurut Ny Zuraida Manan Hasan Basri Durin, perkembangan dunia pendidikan di Kota Padang semakin lama semakin baik. Apalagi, siswa diberita tambahan pendidikan dan pemahaman keagamaan. 

"Saya lihat pendidikan di Padang ini, makin lama, makin baik. Apalagi saat ini ditambah dengan pendidikan keagamaan. Saya lihat ada pesantren Ramadan, Subuh Mubarakah, itu bagus sekali itu," ungkapnya. 

Ny Zuraida Manan Hasan Basri Durin mengaku mendukung program Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di bidang pendidikan, terutama bagi siswa TK, SD, dan SMP.

"Saya mendukung sekali, apalagi anak-anak kita ini, pendidikan agamanya di tambah di sekolah-sekolah, makin lama makin bagus dia. Apalagi untuk anak SD dan TK," cakapnya.

Sebagai praktisi pendidikan, yang sampai saat ini masih aktif mengelola dunia pendidikan, Ny Zuraida Manan Hasan Basri Durin memuji langkah Wali Kota Mahyeldi memajukan pendidikan Kota Padang. Apalagi saat ini, Padang bertengger pada urutan 6 se Indonesia. 

"Jadi memang kita lihat, pendidikan dan kebersihan kota, sekarang ini, alhamdulillah sudah bagus sekali. Apalagi nomor enam di Indonesia," kata istri mantan Gubernur Sumbar periode 0 Oktober 1987 – 29 Desember 1997 itu.

Senada dengan itu, Ny Hajjah Asni Zuiyen Rais melihat perkembangan pendidikan di Kota Padang sudah banyak mengalami kemajuan. Apalagi saat ini, sekolah-sekolah sudah banyak ditambah, seperti SMP dan SMA.

"Nyata sekali, kemajuan pendidikan semasa Pak Mahyeldi menjadi Wali Kota Padang, memang meningkat. Banyak penambahan-penambahan sekolah untuk anak-anak," katanya.

Ditambah lagi, katanya, anak-anak kurang mampu sudah bisa bersekolah tanpa ada kendala soal biaya. Ini karena pendidikan di sekolah Negeri digratiskan. 

"Tentu harapan kami, ke depannya lebih maju lagi. Pendidikan anak-anak memang harus diimbangi dengan pendidikan keagamaan. Kemudian sikap anak-anak, karena sikap ini sangat menentukan sekali masa depan mereka sendiri. Kalau sekarang dikenal dengan pendidikan karakter, itu memang sangat baik sekali," cakap istri mantan Wali Kota Padang periode 17 April 1993 – 28 Desember 1999, Zuiyen Rais ini.

Apalagi, katanya, jika didengar di daerah lain, sudah banyak pelajar yang terpengaruh narkoba. "Soal narkoba ini harus kita perketat lagi pengawasannya, sehingga anak-anak kita tidak terjerumus menjadi pecandu barang haram itu," pungkasnya. (*)

 Sumber : Humas Kota Padang /  Editor : Milna


Ikuti kami di