Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Waspada..! Bisa Menular Antar Manusia, Virus Misterius di China Mulai Menyebar

Waspada..! Bisa Menular Antar Manusia, Virus Misterius di China Mulai Menyebar
Ilustrasi 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Dunia kesehatan selalu mengalami perkembangan setiap tahunnya. Begitu pula dengan munculnya virus baru yang terus mengintai kesehatan kita. Update terbaru virus misterius di China diduga penyebarannya bisa menular antar manusia.

Diketahui jika virus misterius yang berasal dari China tersebut juga sudah menyebabkan beberapa orang meninggal dunia.

Kini, mata dunia tengah tertuju pada virus misterius di China yang sempat menghebohkan publik baru-baru ini.
Dilansir dari Kompas.com, virus tersebut telah dikonfirmasi sebagai coronavirus dan diberi nama 2019-nCoV.

Namun, yang masih menjadi pertanyaan adalah bagaimana virus itu menyebar dan tentunya bagaimana cara pencegahannya.

Baca Juga : 31 Daerah Berpotensi Punya Calon Tunggal di Pilkada 2020
Baca Juga : AS Bakal Hapus dan Larang Semua Aplikasi China?


Maria Van Kerkhove, penjabat kepala unit penyakit yang baru muncul dari WHO, mengatakan dalam konferensi pers bahwa investigasi awal penyebaran coronavirus sedang berlangsung.

Menurut dia, virus tersebut kemungkinan bisa bertransmisi antar-manusia secara terbatas, misalnya dalam keluarga.

"Namun, sangat jelas sekarang bahwa kita tidak memiliki transmisi manusia-ke-manusia yang berkelanjutan," ujarnya.

Disebutkan sebagai contoh adalah pasien yang terkena virus ini dari manusia lain adalah seorang istri dari pekerja di pasar makanan laut di Wuhan.

Untuk diketahui, banyak dari penderita penyakit ini yang terinfeksi karena pernah bekerja atau sering mengunjungi pasar makanan laut tersebut.

Namun, wanita tersebut tidak mengunjungi pasar dan ikut jatuh sakit beberapa hari setelah suaminya didiagnosis dengan 2019-nCoV.

Berdasarkan kasus tersebut, pejabat di China menyimpulkan bahwa sang suami telah menularkan virus kepada wanita itu.

Namun, penting untuk dicatat bahwa ratusan orang, termasuk petugas kesehatan, telah melakukan kontak dekat dengan pasien yang terinfeksi tanpa tertular virus. (h/kmp)

loading...
 Sumber : kompas /  Editor : Heldi

Ikuti kami di