Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Penumpang Bermesraan, Driver Grab Ini Bawa Mobilnya ke Polisi

Penumpang Bermesraan, Driver Grab Ini Bawa Mobilnya ke Polisi
ilustrasi 

SINGAPURA, HARIANHALUAN.COM - Belum lama ini seorang pria asal Singapura, Kohji Toh jadi viral setelah menceritakan pengalamannya yang aneh saat naik taksi online. Driver Grab menuduhnya bermesraan dengan istrinya dan membawanya ke kantor polisi.

Pengemudi taksi online ini menuduh Kohji Toh dan istrinya bersikap intim setelah sang istri bersandar di bahunya. Sang driver Grab ini bahkan sampai menelepon polisi.

Menurut Kohji Toh, ia dan istrinya sedang naik GrabCar menuju janji di Defu Lane ketika istrinya tiba-tiba merasa tidak sehat. Istrinya, yang menderita sakit kepala pada saat itu, ingin memeluk lengannya dan bersandar di bahunya.

Tapi, pengemudi punya memperingatkan Kohji Toh dan istrinya untuk bersikap sopan. Ia meminta Kohji Toh untuk pindah tempat duduk sehingga mereka bisa terpisah.

Baca Juga : Pemuda di Padang Ini Tersengat Listrik Saat Ambil Layangan
Baca Juga : Besok, Waspada Gelombang Laut hingga 4 Meter


"Saya mengatakan kepadanya bahwa ini adalah istri saya, dan kami menikah secara resmi, jadi apa salahnya memeluk tangan saya dan tidur di pundak saya," tulis Kohji Toh.

"Dia masih memiliki nyali untuk mengatakan kepada saya ini melawan hukum dan bahwa dia dapat menghubungi polisi karena ini," imbuhnya.

Seperti dilansir AsiaOne, ketika Kohji Toh menyuruh pengemudi Grab untuk terus maju, sang driver melanjutkan untuk memanggil polisi dan pergi ke kantor polisi terdekat. Sesampainya di kantor polisi memberitahu bahwa Kohji Toh dan istrinya tidak melakukan kesalahan.

Di bawah Undang-undang Ketertiban Umum, telanjang dilarang di tempat-tempat umum dan dihukum dengan denda hingga $ 2.000 atau penjara hingga tiga bulan. Namun, tindakan lain seperti berciuman atau berpelukan tidak dapat dihukum.

Kohji Toh mengatakan bahwa ia telah melaporkan masalah tersebut kepada Grab dan sedang mempertimbangkan tindakan sipil terhadap pengemudi. Seorang juru bicara Grab mengatakan kepada AsiaOne bahwa mereka mengetahui insiden tersebut dan investigasi sedang berlangsung. Mereka juga mendorong semua pengguna di platform untuk memperlakukan satu sama lain dengan rasa hormat dan penuh kebaikan. (h/wol)

loading...
 Sumber : Wolypop /  Editor : Heldi

Ikuti kami di