Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Raker di DPR, Jaksa Agung: Besok, Pelajar Penusuk Begal Dikembalikan ke Orangtuanya

Raker di DPR, Jaksa Agung: Besok, Pelajar Penusuk Begal Dikembalikan ke Orangtuanya
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: Antara). 

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Kejaksaan tidak menahan pelajar yang membunuh begal motor di Malang, Jawa Timur (Jatim). Pelajar itu segera dikembalikan ke orang tuanya meskipun persidangan masih berlangsung.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan alasan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa pelaku dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Saat kejadian, pelaku dinilai tidak posisi untuk membela diri sepenuhnya.

"Dia (ZA) membela diri memang tidak dalam daya paksa yang penuh, karena dia sudah membawa senjata tajam. Mohon maaf kami tidak melakukan penahanan kepada anak itu dan hari Selasa besok ada tuntutnannya kami juga akan kembalikan kepada orang tuanya," ujar Burhanuddin saat menghadiri rapat kerja di Komisi III DPR, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dia menuturkan, saat kejadian tidak ada niatan begal motor untuk memperkosa pacar pelajar itu. Sementara, pelajar yang membunuh  begal itu sejak awal membawa senjata tajam.

Baca Juga : Pemuda di Padang Ini Tersengat Listrik Saat Ambil Layangan
Baca Juga : Besok, Waspada Gelombang Laut hingga 4 Meter



"Sebenarnya tidak ada keinginan dari begal itu untuk memperkosa, kemudian si anak-anak ini (ZA) itu sudah membawa senjata tajam dan itu yang digunakan oleh si anak itu walaupun untuk membela diri, dan itu membela diri dalam keadaan tidak terpaksa penuh," ucapnya.

Diketahui, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Malang, Jatim didakwa hukuman penjara seumur hidup karena membunuh begal yang akan memperkosa dan mencuri sepeda motor milik kekasih. Rencananya, tuntutan dibacakan JPU pada sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Selasa (14/1/2020) siang.

ZA ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan begal bernama Misnan asal Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Peristiwa ini terjadi pada pertengahan September tahun lalu. Karena ZA masih pelajar, maka dia tidak ditahan. (ins)

loading...
 Sumber : Inewsid /  Editor : Dodi

Ikuti kami di