Harian Haluan

Harianhaluan.com

Diajak Main Pantak, Pria Paruh Baya di Padang Pariaman Ini Garap Anak Tetangga

Diajak Main Pantak, Pria Paruh Baya di Padang Pariaman Ini Garap Anak Tetangga
Press release kasus cabul di Polres Kota Pariaman. 

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Seorang pria paruh baya di Padang Pariaman diamankan polisi setelah diketahui melakukan aksi cabul terhadap anak tetangganya yang baru berumur 8 tahun. Parahnya, aksi bejat tersebut dilakukan oleh tersangka sebanyak enam kali. 

Saat ini, tersangka MS (52), warga Korong Simpang Koto Ilalang, Nagari Sikucua Timur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman sudah mendekam di sel. Tersangka terancam pasal 82 ayat (1) Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan saat press release di Mapolres Pariaman, Selasa (21/1), aksi tersangka MS ini berjalan mulus karena dia mengiming-imingi korban dengan uang Rp10 ribu, kemudian membujuk bocah kecil tersebut untuk berhubungan badan.

"Tersangka membujuk korban dengan cara mengasih uang Rp10 ribu dan mengajaknya untuk 'main pantak'," kata Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan.

Lebih lanjut, ditambahkan Andy, setelah berhasil membujuk korban, tersangka langsung menggandengnya masuk ke kamar dan melangsungkan aksi bejatnya terhadap bocah yang masih duduk di kelas II SD tersebut. "Korban diketahui sering main di rumah tersangka, bahkan korban memanggil tersangka dengan panggilan abak," kata Andry.

Aksi bejat kakek dua cucu ini, kata Andy, sudah dilakukan enam kali di tempat yang berbeda sejak Januari 2020. Aksi pertama dilakukan di kamar tersangka, saat itu korban baru pulang sekolah. Di kamar tersebut, tersangka dua kali melakukan aksinya.

"Selanjutnya, di kawasan Lubuk Nago yang tidak jauh dari rumah tersangka. Dia melakukannya sebanyak tiga kali di lokasi ini. Kemudian, lokasi ke tiga di pondok kosong yang keberadaanya juga tidak jauh dari rumah tersangka," kata Kapolres.

Andry menyebut, penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya berdasarkan atas laporan dari paman korban. Karena, korban mengaku kepada keluarga jika dirinya sering ditiduri oleh tersangka. Atas kejadian itu, pihak keluarga langsung membuat laporan ke Polres Pariaman.

"Jadi, Senin (20/1) pukul 22.30 WIB, anggota kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu sedang berada di warung di Korong Simpang Koto Ilalang, Nagari Sikucua Timur setelah melihat hasil visum yang kita lakukan terhadap korban," ujarnya.

Diketahui, sepanjang tahun 2019 ini, Polres Kota Pariaman pun telah menangani kasus pencabulan di wilayah hukumnya lebih dari 20 kasus. Atas hal itu, Kapolres memerintahkan seluruh Babhinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi kepada orangtua agar selalu mengontrol anak-anaknya. (*) 

Reporter : Yuhendra /  Editor : Agoes Embun
Ikuti kami di