Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Keren..,Bisnis Layanan Pesan-Antar Makan Mulai Tumbuh di Pasaman

Keren..,Bisnis Layanan Pesan-Antar Makan Mulai Tumbuh di Pasaman
RESI'S Corner 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bisnis Layanan Pesan-Antar Alamat yang biasanya dilakoni para pelaku UMKM  kuliner di daerah kawasan perkotaan, mulai tumbuh dan merambah kawasan Kabupaten Pasaman, salah satunya seperti yang dilakoni seorang pelaku usaha di Lubuksikaping, Resi Novia (26 tahun).

   Menurutnya, sejak usaha tersebut ia jalani sejak sebulan terakhir, transaksi yang ia peroleh cukup bersaing dalam kondisi menurunnya gairah perekonomian yang mendera daerah itu sejak beberapa tahun terakhir.

     "Kita tidak boleh menyerah dengan situasi, harus diterapkan ide - ide baru demi menunjang kelangsungan usaha yang ditekuni," katanya, Selasa, di Lubuksikaping.

     Salah satunya, lanjut dia, dengan menggali penguatan - penguatan sistem layanan disamping harus mempertahankan mutu makanan olahan, agar pelanggan bisa merasa dimanjakan sehingga jangkauan pemasaran bisa lebih luas segmentasinya.

Baca Juga : Pemuda di Padang Ini Tersengat Listrik Saat Ambil Layangan
Baca Juga : Besok, Waspada Gelombang Laut hingga 4 Meter


     Ia mengatakan, dalam menunjang usahanya itu, peranan media sosial menjadi faktor penting karena disamping tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal untuk berpromosi, efeknya juga jauh lebih masuk kedalam setiap segmentasi pasar yang tersedia.

     "Dengan satu klik kita bisa menyebarkan flyer promosi dan langsung menjangkau ratusan orang, jika calon pembeli tertarik maka cukup hubungi nomor telepon pemesanan dan makanan pun bisa datang langsung ke alamat pemesan," jelasnya.

     Terkait harga jual yang ia tarifkan untuk setiap variasi menu makanan yang ia sediakan, menurutnya harga - harga tersebut sangat terjangkau dan tetap mengedepankan faktor kesehatan dan higienisnya.

     "Saya menarifkan antara Rp 15,000,- hingga Rp 18,000,- saja, layanan antar alamat saya gratiskan dengan jumlah pemesanan minimal 2 porsi," ujarnya.

     Disinggung tentang kendala yang ia hadapi dalam mengembangkan usahanya, Resi menjelaskan bahwa faktor ketersediaan modal masih menjadi kendala utama, namun kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk terus berusaha.

     "Jika kita menunggu modal besar dulu sebelum menjalankan usaha, saya rasa tidak akan ada usaha yang bisa dimulai karena permodalan hanya akan menyentuh pengusaha yang sudah besar dan mandiri," ungkapnya.

     Sementara itu, salah satu langganan layanan pesan-antar makanan di daerah itu, Fajar (30 tahun), mengaku sangat puas dengan kualitas masakan yang dihasilkan pengusaha UMKM tersebut.

     "Yang penting bisa makan enak dan harganya ramah dikantong," pungkasnya. (Rully)

loading...
Reporter : RULLY FIRMANSYAH /  Editor : Dodi

Ikuti kami di