Harian Haluan

Harianhaluan.com

Cegah Terulangnya Galodo Malalo, Pemkab Tanah Datar Turunkan Dua Tim Survei

Cegah Terulangnya Galodo Malalo, Pemkab Tanah Datar Turunkan Dua Tim Survei
Tim melakukan survey ke hulu sungai sumber terjadinya bencana galodo di Malalo. FERI MAULANA 

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM -Pasca terjadinya bencana galodo Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, pemerintah daerah dibawah koordinasi BPBD Tanah Datar dibantu TNI, Polri, masyarakat dan relawan membentuk dua tim survei lokasi, menelusuri aliran banjir bandang atau galodo, di Malalo.

Kedua tim bergerak secara terpisah, tim pertama dengan menelusuri batang Ampuah, sedangkan tim dua bergerak menuju batang Nak Hilia yang dimulai dari hilir hingga ke hulu sumber bencana.

Menurut informasi tim, sepanjang perjalanan material batu besar, lumpur dan batang kayu tampak menghiasi aliran bencana galodo yang terjadi Jumat (17/1) kemarin itu.

Ditengah perjalanan ditemui longsor baru yang berasal dari dinding tebing aliran batang Ampuah hingga air terbendung oleh batang kayu dan material lainnya.

Menyikapi informasi itu, Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar Thamrin bergerak cepat untuk mendatangkan anggota dengan mesin pemotong kayu ke lokasi tersebut guna menormalisasi aliran air.

“Sesuai arahan Gubernur Sumatera Barat hingga Bupati Tanah Datar bahwasanya harus lakukan penelusuran aliran sungai untuk mendapatkan gambaran situasi, sehingga menangkal kemungkinan yang bakal terjadi. "Dari tujuh aliran sungai yang kita lakukan kemarin, dua sungai sudah diketahui kondisinya, nanti kita lanjutkan lagi untuk lima aliran sungai,” kata Kepala BPBD Tanah Datar Thamrin, Selasa (21/1).

Dikatakan, kondisi saat ini pasca galodo Malalo, listrik dan PDAM berangsur normal, material batu menghambat jalan sudah dibersihkan dan rumah yang rusak berat telah dirobohkan untuk segera ditata ulang, katanya. (h/fma)

Reporter : FERI MAULANA /  Editor : Dodi


Ikuti kami di