Harian Haluan

Harianhaluan.com

Geger..! Sesosok Mayat Ditemukan Warga Mengapung di Batang Tiku

Geger..!  Sesosok Mayat Ditemukan Warga Mengapung di Batang Tiku
SESOSOK mayat di dalam sungai, Batang Air Tiku yang ditemukan warga. IST 

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Sesosok mayat ditemukan masyarakat Jorong Durian Kapeh Nagari Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara terapung di dalam sungai, Batang Air Tiku, Rabu (22/1).

Penemuan tersebut sempat membuat masyarakat Jorong Durian Kapeh terkejut. Korban ditemukan salah seorang warga setempat  yang hendak mandi di sungai.

Tim BPBD Agam  melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Syafrizal, mengatakan, pasca menerima informasi dari warga  Durian Kapeh pihaknya langsung menurunkan anggota untuk melakukan evakuasi.

Dari identifikasi tim bersama pihak kepolisian Korban Ihsan,  adalah warga Jorong Sungai Nibuang, Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara. Berdasarkan informasi yang bersangkutan memang tidak pulang sejak kemarin.

"Kami sudah melakukan evakuasi korban dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, nagari dan Polsek setempat. Kemudian jenazah dibawa ke puskesmas terdekat untuk diotopsi," katanya.

Ia menjelaskan, penemuan korban berawal saat seorang ibu rumah tangga Rayo (35 tahun) yang pergi ke sungai nagari persiapan Durian Kapeh sekitar pukul 06.00 WIB. Ia melihat sesuatu yang hanyut dibawa arus sungai, setelah diperhatikan ternyata sesosok mayat.

"Ketika itu saksi sedang melihat arah ke sungai, saat mau mandi, terlihat sosok korban terapung dan segera melaporkan kepada wali jorong dan nagari serta pihak berwajib," jelasnya.

Dikatakannya, dari terangan keluarga keluarga Derbi (35) menyebutkan bahwa Ihsan memang tidak pulang semenjak Selasa (21/1) sore. Sebelumnya korban sering pergi keluar dan terlambat pulang. Korban juga diketahui mempunyai kelainan dan penyakit ayan alias kejang-kejang.

"Identitas korban dan keluarganya sudah diketahui, setelah selesai divisum, jenazah nanti diserahkan kepada keluarga di Sungai Nibung," ungkap Syafrizal. (h/yat)

Reporter : Rahmat Hidayat /  Editor : Heldi


Ikuti kami di