Harian Haluan

Harianhaluan.com

RSUD Lubuksikaping Kini Miliki Layanan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

RSUD Lubuksikaping Kini Miliki Layanan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
DIREKTUR RSUD Lubuksikaping, dr Yong Marzuhaili, saat memperkenalkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. YUDI 

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, semakin bertambah. Terbaru, rumah sakit itu kini sudah memiliki dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Menurut Direktur RSUD Lubuksikaping, dr Yong Marzuhaili, kehadiran dokter spesialis jantung dan pembuluh darah itu merupakan komitmen rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan medis dan kualitas kesehatan masyarakat.

"Alhamdulillah, terhitung akhir Desember 2019, RS ini sudah dapat memberikan layanan spesialistik terhadap pasien penyakit jantung dan pembuluh darah. Itu setelah dr Mela Pratiwi, SpJP resmi bergabung dan memulai tugasnya di RSUD Lubuk Sikaping," ujar dr Yong saat dihubungi Haluan, Rabu.

Bergabungnya dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di rumah sakit itu, kata dia, maka masyarakat Pasaman yang butuh pelayanan spesialis jantung dan pembuluh darah, tidak harus berobat ke luar daerah.

"Sekarang, masyarakat yang memiliki penyakit itu bisa langsung ke RSUD Lubuksikaping. Nggak perlu lagi ke Bukittinggi, apalagi ke Padang. Ini untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," katanya.

Selain bertambahnya layanan spesialistik di rumah sakit itu, kini RSUD Lubuksikaping juga telah menyediakan pelayanan hemodialisa untuk melayani pasien cuci darah.

"Kita sudah memiliki enam unit mesin hemodialisa terbaru, beserta dokter dan perawat yang terlatih untuk melayani pasien cuci darah," katanya.

Saat ini, kata Yong, rumah sakit itu sudah memiliki sembilan layanan spesialistik, dengan jumlah dokter mencapai 12 orang. Ke-12 dokter spesialis itu membuka praktik setiap harinya.

Adapun kesembilan layanan spesialis tersebut, terdiri atas, spesialis Anak 2 orang, spesialis penyakit dalam 2 orang, Paru 1, Bedah 1 orang, neurologi (Saraf) 1 orang, spesialis mata 1 orang, kebidanan (Obgyn) 2 orang, THT 1 orang ditambah spesialis jantung dan pembuluh darah 1 orang.

"Selain itu juga ada dokter gigi, dokter umum dan dokter residence," katanya.

Meski kini masih berstatus tipe C, namun rumah sakit itu sudah menorehkan hasil gemilang. Salah satunya, keberhasilan mengantongi predikat paripurna bintang lima dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada tahun 2018 lalu.

Kini, RSUD Lubuksikaping juga masih menunggu hasil penilaian yang sama  di tahun 2019 oleh KARS. (h/yud)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi


Ikuti kami di