Harian Haluan

Harianhaluan.com

Wah..! Ada APBD 'Naik di Jalan', Kini Jadi Sorotan DPRD Padang Pariaman

Wah..!  Ada APBD 'Naik di Jalan', Kini Jadi Sorotan DPRD Padang Pariaman
Ketua DPRD Padang Pariaman, Arwinsyah 

PADANGPARIAMAN,HARIANHALUAN.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang Pariaman pertanyakan tentang APBD 'naik dijalan' pada APBD Padang Pariaman tahun 2020. Namun, itu tidak dapat dijawab oleh eksekutif saat Paripurna DPRD, sehingga Paripurna terpaksa ditunda.

"Awalnya hari ini kita rencananya hanya mendengarkan pandangan akhir fraksi dari 11 (Ranperda) Padang Pariaman, namun kebetulan hari ini kita baru mendapatkan penjabaran APBD 2020," kata Ketua DPRD Padang Pariaman, Arwinsyah di Aula DPRD Padang Pariaman, Kamis (20/2) sore.

Ia menyampaikan, berdasarakan penjabaran itu. Ada beberapa kegiatan yang telah ditolak oleh DPRD Padang Pariaman saat pembahasan APBD di DPRD, tetapi muncul pada APBD Padang Pariaman 2020. Salah satunya itu adalah penerusan pembangunan jalan Kawasan Terpadu Tarok City.

"Padahal itu sudah jelas di tolak. Bahkan waktu pembahasan itu kami sempat dimediasi oleh Gubernur Sumbar. Dan hasilnya, APBD itu kembali kepada kesepakatan awal, yang sudah ketok palu di DPRD dan disetujui oleh Bupati Padang Pariaman," katanya.

Saat DPRD mempertanyakan tentang hal itu, Namun Wakil Bupati dan Wakil Ketua TAPD yang hadir dalam paripurna itu tidak bisa menjelaskan alasanya kenapa ada kegiatan yang telah ditolak oleh DPRD Padang Pariaman itu masuk dalam APBD tahun 2020.

"Tadi kita sudah minta alasanya, kebetulan Sekda yang merupakan Ketua TAPD tidak hadir, dan hanya dihadiri oleh wakil ketua TAPD dan mereka juga tidak bisa menjabarkan. Oleh sebab itu kami tidak bisa melanjutkan rapat hari ini," kata Politisi Gerindra itu.

Karena, menurut Arwinsyah penjelasan APBD ini jauh lebih penting dari pandangan faksi tentang 11 ranperda yang sedang dibahas tersebut. Makanya, sebelum ada kejelasan tentang persoalan ini DPRD menunda terlebih dahulu Paripurna.
"Jadi tidak ada yang bisa menjawabnya, makanya kita tunda dulu hari ini," ujarnya.

Tidak hanya itu, DPRD Padang Pariaman akan membahas dalam rapat internal terkait apa langkah DPRD Padang Pariaman menyikapi adanya kegiatan yang masuk dalam APBD Padang Pariaman 2020. "Kami akan bahas dulu diinternal terkait persoalan ini, dan nanti kita jadwalkan lagi di Bamus untuk Paripurna selanjutnya," kata Arwinsyah.

Sementara, Anggota DPRD Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafrinaldi mengatakan sejak awal Fraksi PKB tidak setuju dengan pembangunan jalan tarok City ini, saat pembahasan APBD sudah jelas-jelas ditolak. "Dari awal kami dari PKB jelas menolak, dan sampai kapanpun tetap menolak," ujar Syafrinaldi.(*)

Reporter : YUHENDRA /  Editor : Dodi
Ikuti kami di