Harian Haluan

Harianhaluan.com

Pelajari! Ini Tanda Sungai akan Banjir seperti Kasus Ratusan Siswa di Sleman

Pelajari! Ini Tanda Sungai akan Banjir seperti Kasus Ratusan Siswa di Sleman
Siswi SMPN 1 Turi yang berhasil selamat dan dievakuasi. 

NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut empat tanda yang bisa dikenali ketika akan terjadi banjir bandang di sungai. Sebelumnya, banjir telah menyeret ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman yang sedang melakukan susur sungai.

Para siswa yang tengah mengikuti kegiatan pramuka itu tengah melakukan susur sungai di Sungai Sembor, Jumat (21/2), sekitar pukul 15.30 WIB. Padahal, saat itu arus cukup deras di Sungai Sempor tersebut. Lima orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, seperti diungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo.

"Murid hanyut yang sudah ditemukan berjumlah enam orang. Empat orang ditemukan meninggal dunia, dua diantaranya sudah teridentifikasi atas nama Nur Azizah dan Arisma," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/2).

Sampai saat ini, pencarian siswa SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta terkendala lokasi yang gelap. Selain itu, proses evakuasi juga terkendala kondisi hujan masih terus mengguyur lokasi kejadian. LIPI lantas mengungkap cara mengenali aliran sungai yang akan terjadi banjir.

Hal ini disampaikan sebagai langkah mitigasi dan pencegahan dini bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir bandang. Berikut empat tanda kedatangan banjir bandang berdasarkan kajian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) seperti dilansir laman resmi Kemenkes: 

  1. Saat curah hujan tinggi, aliran sungai akan terlihat menyurut karena tertahan oleh material longsor di daerah hulu atau sepanjang aliran sungai. Kemudian, air akan meluap naik dan mengalir dengan cepat.
  2. Air sungai akan berubah warna menjadi keruh karena tercampur dengan tanah dan lumpur. Lalu, datang suara gemuruh dari arah aliran sungai. Hal ini merupakan pertanda air dan lumpur serta batu atau batang pohon sedang bergerak.
  3. Banjir bandang bisa dideteksi dari alat peringatan dini yaitu alat takaran hujan Wire Extensometer.
  4. Waspada jika hujan deras dengan waktu yang cukup lama karena ini akan memicu terjadinya banjir banda. Banjir bandang disebabkan karena sungai tidak bisa membendung aliran air karena curah hujan yang tinggi. (*)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun
Ikuti kami di