Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Cegah Miss Komunikasi, Lapas Kelas IIB Pariaman Gelar Media Gathering dengan Wartawan

Cegah Miss Komunikasi, Lapas Kelas IIB Pariaman Gelar Media Gathering dengan Wartawan
Kepala Lapas Kelas IIB Pariaman, Eddy Junaidi saat melakukan media gatering dengan media di Pariaman, Kamis (27/2/2020). Foto/Yuhendra 

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Guna meningkatkan sinegitas dan komunikasi yang baik antara Lembaga Permasyarakat dengan Media diseluruh Indonesia, pihak Lapas mengadakan media gathering dengan wartawan yang ada di setiap wilayah.

Kepala Lapas Kelas IIB Pariaman, Eddy Junaidi mengatakan agenda media gathering ini merupakan intruksi dari pusat dan dilaksanakan serentak dengan cara teleconfrence di seluruh Indonesia, dengan tujuannya untuk membentuk keterbukaan dan keberimbangan dalam pemberitaan.

"Selama ini banyak terjadi miss komunikasi atau ketertutupan informasi baik dari pegawai lapas begitupun dengan keberimbangan data wartawan dalam peliputan, sehingga berita yang dibaca oleh publik itu tidak utuh," kata Eddy, Kamis (27/2/2020) di Lapas Kelas IIB Pariaman.

Lebih lanjut ia menyampaikan, salah satu contoh, terkait penangkapan dua perempuan atas kepemilikan narkotika oleh Polres Mentawai. Dalam pengakuan, keduannya mengakui kalau narkoba diperolehnya dari Lapas Kelas llB Pariaman.

"Padahal itu tidak benar sama sekali. Pengakuan mereka itu modus untuk menutupi penyelidikan. Nah sangat disayangkan tidak ada media yang konfirmasi persoalan tersebut, malah beritanya diterbitkan. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga belum pernah melakukan konfirmasi terkait pengakuan dari tersangka itu ke Lapas Pariaman," kata Eddy.

Padahal, kata Eddy itu merupakan modus yang dilakukan oleh tersangka untuk mengelabui petugas kepolisian, sehingga teman dari tersangka itu terselamatkan.

"Itu modus untuk mengelabui petugas, dengan menyebutkan barang berasal dari lapas, sehingga polisi tidak melakukan pengejaran terhadap pelaku lainya dan hanya fokus pada lapas saja," ukapnya.

Eddy juga tidak menutup kemungkinan kalau selama ini masih ada informasi yang belum terbuka ke publik. Namun, kedepanya ia dengan adanya sinergitas ini akan memudahkan komunikasi pihak lapas dengan media.

"Selama ini mungkin jalur konfirmasi tidak ditempuh yang dampaknya menyulitkan media dalam mendapatkan keterangan, kedepan tentu kita berharap komunikaai ini bisa intens dari dua belah pihak," ujarnya. (*)

Reporter : Yuhendra /  Editor : Milna
Ikuti kami di