Harian Haluan

Harianhaluan.com

Aksi Video Call Asusila Marak di Riau

Aksi Video Call Asusila Marak di Riau
Ilustrasi 

TEMBILAHAN, HARIANHALUAN.COM – Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau heboh dengan maraknya video call (VC) asusila melalui aplikasi WhatsApp.

Korban yang rata–rata perempuan mengaku menjadi sasaran, dan mengunggah keluh kesah mereka di status Facebook.

Hal ini pun menjadi viral setelah banyaknya korban yang mengaku menjadi korban tindakan tidak senonoh ini.

Berdasarkan pengakuan seorang korban, pelaku mengeluarkan kemaluannya saat sambungan video call (VC) melalui aplikasi Whatsapp (WA) diangkat oleh pemilik nomor yang menjadi sasarannya.

Tidak hanya memperlihatkan kemaluannya, pelaku yang merupakan seorang pria ini juga memainkan kemaluannya tersebut.

"Sekitar jam 09.30 pagi tadi, tiba – tiba handphone bunyi panggilan VC WA dari nomor tidak dikenal. Saya kira orang mau belanja pesan makanan, saat diangkat lebih terkejut lagi karena yang nelpon lagi mainkan anunya, entah berapa menit,” ujar korban berinisial NH saat dikonfirmasi, Rabu (26/2/2020).

Setelah melakukan VC WA tidak senonoh tersebut, menurut NH, pelaku juga mengirim pesan yang menggodanya.

“Masuk chat, dia bilang bunda cantik. Setelah itu dia nelpon lagi, tapi Cuma miscall saja. Saya bangunkan suami dan langsung suami hapus pangilan masuk dan chatnya,” tutur NH.

Menurut NH, perilaku tidak senonoh ini tidak hanya menimpa dirinya saja, tapi juga teman– teman perempuan lainnya di luar Tembilahan.

“Puluhan mungkin ada yang pernah ditelpon, kawan – kawan FB yang komen di status saya rata – rata pernah ditelponnya,” imbuhnya.

Menanggapi peristiwa yang meresahkan masyarakat ini, Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, S.IK, menyatakan, pihaknya akan menelusuri kasus ini sesuai dengan informasi yang diterima dari masyarakat.

“Nanti kita akan melakukan upaya penyelidikan berdasarkan bahan keterangan yang diinformasikan kepada masyarakat,” ujar Kasat saat dikonfirmasi, Kamis (27/2).

Dengan maraknya kejadian ini, AKP Indra mengimbau masyarakat khususnya para kaum perempuan agar bisa selektif dan tidak sembarangan menanggapi telepon dari nomor tidak dikenal.

“Masyarakat harus menjaring lagi kalau ada orang nelpon tidak dikenal. Kemudian kalau ada panggilan video WA tidak dikenal agar lebih hati–hati,” imbau Kasat Reskrim. (h/*)

 Sumber : RIAUMANDIRI.ID /  Editor : Heldi
Ikuti kami di