Harian Haluan

Harianhaluan.com

Diduga Ugal-ugalan, Anggota Dewan Ini Nyaris Tabrak Tentara Saat Dihentikan

Diduga Ugal-ugalan, Anggota Dewan Ini Nyaris Tabrak Tentara Saat Dihentikan
Mobil yang ngebut dan nyaris menabrak anggota tentara pada Selasa dinihari diamankan Satlantas Polresta Padang. 

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Satu unit mobil jenis Brio warna putih hampir menabrak anggota TNI di depan Korem 032/WBR pada Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 01.30 WIB. Mobil itu diketahui melaju ugal-ugalan dan marah-marah kepada petugas ketika dihentikan. Bahkan, di dalam mobil petugas menemukan tiga wanita muda dan seorang pria serta minuman keras. 

Hal ini diungkap Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Korem 032/WBR, Kolonel Inf. Sugiyono saat dihubungi wartawan Selasa siang. "Kami menghentikan mobil ugal-ugalan, jenis Honda Brio warna putih. Saat dihentikan anggota saya, seorang yang berada di dalam mobil tersebut marah-marah dan mengaku sebagai anggota dewan," ucapnya.

Selanjutnya, Sugiyono bersama anggota TNI lain yang piket di Korem 032/WBR melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan penumpang mobil tetsebut. Bau minuman keras anggur merah terbau keras dari mobilnya. Di dalam mobil, selain ada dua orang lelaki, juga ditemukan tiga orang perempuan. Salah seorang mengaku anggota dewan dan marah-marah. 

"Saya menjawab, memang kenapa kalau bapak anggota dewan, ini kan sudah jam malam, bapak ya pelan-pelan bawa mobilnya. Itu tadi mau nabrak anggota saya," tegas Sugiyono.

Dia melanjutkan, dia tidak menanggapi meski pria tersebut mengaku anggota dewan serta dalam keadaan mabuk. "Saya thau dia mabuk, tidak saya ajak ngobrol banyak-banyak, ngapain orang mabuk diajak ngomong," tuturnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, pihaknya mengamankan dua orang laki-laki dan tiga perempuan. "Saat itu anggota baru pulang dari patroli, kemudian melihat ada kejadian di depan Makorem. Kemudian kami mengamankan mereka, karena tidak memiliki unsur pelanggaran kriminal semuanya kami lepaskan kembali," ujarnya.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Padang AKP Syukur Hendri Saputra mengatakan, pihaknya menahan mobil tersebut, karena terdapat beberapa pelanggaran. Pelanggaran yang pertama menggunakan knalpot racing dan nomor plat palsu yang tidak sesuai dengan STNK asli. "Mobil tersebut berjenis city car bermerek Brio Satya BA 171 KA dengan warna putih," tutup AKP Syukur. (*)

 Editor : Agoes Embun
Ikuti kami di