Harian Haluan

Harianhaluan.com

Beraksi di SMPN 30 Padang, Maling Tinggalkan Pesan di Papan Tulis

Beraksi di SMPN 30 Padang, Maling Tinggalkan Pesan di Papan Tulis
Lokasi pencurian di SMPN 30 Padang.  

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pencurian di lokasi sarana pendidikan kembali terjadi di kota Padang. Senin (6/4/2020) kemarin, SDN 01 Sawahan dimaling orang yang tidak bertanggungjawab. Kali ini, giliran SMPN 30 Padang yang berada di Jalan Baru Andalas, Kelurahan Selatan Nomor 15 Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur yang menjadi sasaran. 

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian tersebut diketahui Selasa (7/4/2020) pagi. Selain menyebabkan sekolah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, pencuri meninggalkan beberapa tulisan di papan tulis yang bertuliskan "maling berandal" di sudut kiri atas. Di bagian tengah di tulis kata-kata yang tidak pantas, sementara itu di bagian sudut kanan bawah dibubuhi tanda tangan yang dibawahnya bertuliskan "pemaling".

"Tadi pagi sekitar pukul 07.15 WIB usai kami mengambil absen di Ruang TU yang akan dikirim ke Dinas Pendidikan, saya pergi ke ruangan saya untuk proses pengiriman absen foto tersebut. Saya kaget kerena begitu pintu dibuka, ternyata buku-buku yang ada di ruangan saya terlihat berserakan," ujar Kepala sekolah SMPN 30 Padang, Revianti kepada awak media.

Selain melihat buku yang berserakan, Revianti juga melihat kondisi laci mejanya yang sudah terbuka dengan kondisi isinya yang acak-acakan. Sementara itu, perangkat komputer yang biasanya ada di meja pun telah raib. Mendapati hal tersebut, dia langsung berteriak maling, sehingga memancing rekan-rekan guru yang lain berdatangan ke ruangan.

"Saya cek sekeliling ruangan dan ternyata terlihat jendela dalam dalam keadaan terbuka dengan kondisi kaca jendela tersebut pecah dan ditemukan sebuah batu di dekatnya," ungkap Revianti.

Dikatakannya, di dalam ruangannya tersebut, dia mendapati satu unit komputer serta satu unit hardisk miliknya raib digondol maling. Namun, saat mengetahui ruangannya ada pencuri yang masuk, Ia sama sekali tidak menyangka bahwa pencuri juga sudah mengobrak-abrik ruangan lainnya.

"Setelah diperiksa dengan seksama ternyata mereka juga masuk ke ruangan guru. Disini maling membongkar semuanya, mereka mengambil 5 infocus, 1 unit komputer dan 1 unit laptop," ujarnya.

Walaupun telah mengobrak-abrik ruangan kepala sekolah dan ruangan guru, Revianti masih bersyukur karena ruangan komputer yang nantinya akan digunakan untuk ujian berbasis komputer masih dalam kondisi aman tanpa ada yang hilang satupun. "Kami disini ada dua penjaga, mungkin karena ada penjaga yang berjaga ketat di ruangan komputer tersebut jadi maling tidak berani masuk. Karena disana ada 30 unit komputer dengan status pinjaman," ucapnya.

Ditambahkannya, selain mengambil beberapa barang yang ada di sekolah, maling juga meninggal tulisan di papan tulis bahkan tulisan tersebut dibubuhi tanda tangan. "Yang anehnya lagi, pencuri tersebut menuliskan kata 'Maling Berandal' dilanjutkan dengan kata yang tidak pantas lalu membubuhkan tandatangan di papan tulis dengan tulisan pemaling," jelasnya.

Sementara itu Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan membenarkan di SMPN 30 Padang telah terjadi kemalingan yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Jajarannya telah turun ke TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan saksi. "Kasus ini telah masuk tahap penyelidikan dan penyidikan jajaran kami. Semoga kasus ini secepatnya terungkap," tutup Yulmar. (*)

 Editor : Agoes Embun
Ikuti kami di