Harianhaluan.com | Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Harianhaluan.com

Ngeri! Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Solok Dikubur Tanpa Protokol Kesehatan

Ngeri! Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Solok Dikubur Tanpa Protokol Kesehatan
ilustrasi Covid-19 

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Satu dari tiga pasien yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 hari ini berasal dari Kabupaten Solok. Pasien yang dinyatakan positif tersebut telah meninggal dunia, dimana pemakamannya tanpa menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Almarhum pria tersebut berumur 69 tahun, merupakan warga Jorong Bawah Duku, Nagari Koto Baru dengan status pekerjaan pensiunan ASN. "Diduga terinfeksi dari salah seorang keluarganya yang datang dari Jakarta," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Sabtu (16/5/2020).

Saat ini, petugas kesehatan setempat sedang melakukan tracking dengan semua riwayat kontaknya, termasuk pihak penyelenggaraan jenazah sampai ke pemakaman. Sedangkan, dua pasien positif lainnya berasal dari Kota Padang dan Kota Bukittinggi. 

Untuk Kota Padang merupakan wanita 34 tahun, warga Cendana Mato Aia bekerja sebagai karyawan PT. Incasi Raya. Diduga, terpapar dari tempat kerja di Teluk Bayur, penanganan isolasi mandiri sementara. Sedangkan dari Kota Bukittinggi merupakan pria 28 tahun, warga Kubu Gulai Bancah yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di pusat karantina.

Baca Juga : Pemnag Manggopoh: Covid-19 Bukan Aib, Jangan Kucilkan Keluarganya
Baca Juga : Tim Kukerta Mahasiswa UNRI di Lembah Melintang Buat Handsanitizer dari Jeruk Nipis

"Dengan penambahan tiga kasus tersebut, maka Sumbar mencatatkan 396 warganya terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.

Hasil ini diperoleh dari pemeriksaan sampel sebanyak 704 buah dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dibawah pimpinan Andani Eka Putra, dan balai veteriner Bukittinggi sejak kemaren sampai pukul 14.00 WIB hari ini. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Agoes Embun
Tags
Corona
Ikuti kami di