Harianhaluan.com | Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Harianhaluan.com

Ikut Pemprov Sumbar, Pasbar Perpanjang Masa PSBB hingga 7 Juni 

Ikut Pemprov Sumbar, Pasbar Perpanjang Masa PSBB hingga 7 Juni 
Keterangan pers dari Bupati Pasbar, H. Yulianto terkait perpanjangan PSBB. 

HARIANHALUAN COM - Berdasarkan hasil rapat kerja melalui vidcon antara Gubernur dan Bupati/Walikota se-Sumatera Barat pada Kamis (28/5/2020) kemaren, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berlakukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 7 Juni 2020 mendatang.

Perpanjangan PSBB tersebut disampaikan Bupati Pasbar, H. Yulianto yang didampingi Wakapolres Pasbar, Dandim 0305 Pasaman, Letkol Inf. Abdul Azis dan Kalaksa BPBD Pasbar, Edi Busti dalam jumpa pers dengan awak media di Media Center Kantor Bupati Pasbar, Jumat (29/5/2020). "Mulai dari (30/5/2020), kita tetapkan sebagai PSBB tahap III hingga (7/6/2020) mendatang," ujar Yulianto.

Dikatakan, dalam PSBB tahap III ini, terdapat beberapa pelonggaran pembatasan seperti, pelaksanaan kegiatan ibadah berjamaah di Masjid namun harus tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. "Meski dilonggarkan dalam pelaksanaan ibadah berjamaah dimasjid, namun masyarakat harus tetap mengikuti aturan atau protokoler pencegahannya," ujarnya.

Dijelaskannya, masyarakat memiliki peran penting dalam pengendalian penyebaran Covid-19 dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam pencegahan Covid-19. "Kesadaran dari masyarakat untuk bersama-sama memerangi Covid-19 dengan cara selalu memakai masker, menjaga jarak dalam beraktifitas, mencuci tangan dengan sabun dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat," harap Yulianto.

Baca Juga : Tracking Kontak Pasien Positif Covid-19 di Agam, 10 Orang Dinyatakan Negatif
Baca Juga : Mulai Tatanan Normal Baru, 100 Atlet di Dharmasraya Swab Test

Meskipun ada beberapa pelonggaran pembatasan, kata Yulianto, namun posko perbatasan akan tetap diperketat seperti biasanya. Bagi masyarakat yang akan masuk ke Pasbar tetap harus menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter dan surat jalan dari perusahaan bagi yang bekerja di perusahaan dan identitas diri. 

"Posko perbatasan masih tetap kita perketat, sehingga pemutusan tali rantai covid 19 masuk ke Pasbar bisa berjalan dengan sempurna," tutupnya. (*)

Reporter : Fadli /  Editor : Agoes Embun
Tags
Corona
Ikuti kami di