Api Cemburu Membara Setelah Mantan Istri Dibonceng, Lalu Siram Air Keras ke Teman Hingga Tewas

- Selasa, 7 September 2021 | 22:40 WIB
ilustrasi
ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Pelaku penyiraman air keras Joni Alek Sander (48) terhadap temannya bernama Bambang (41) hingga berujung kematian lantaran dipicu api cemburu dan dendam terhadap korban. Peristiwa ini terjadi di jalan Kayo Orang Pinggai, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Baca Juga: Gunung Merapi Terpantau Muntahkan 26 kali Guguran Lava, Status Siaga

Tersangka Joni Alek Sander saat diwawancarai mengaku melakukan hal tersebut karena dendam terhadap korban karena beberapa waktu lalu telah menganiaya dirinya.

Baca Juga: Mengalami Pelecehan di Tempat Kerja? Hindari Sikap Seperti Gong Min Jung di K-Drama Hometown Cha Cha Cha

"Karena dendam dan ditambah cemburu karena mantan istri pernah dibonceng dengan sepeda motor oleh korban," katanya dikutip Harianhaluan.com dari pikiran-rakyat.com, Selasa (7/9/2021).

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi didampingi Kasat Reskim Kompol Handres mengatakan bahwa aksi penyiraman terjadi pada 5 September 2021, sekira pukul 03.00 WIB, di salah satu pondok tempat mereka biasa berkumpul di jalan Kayo Orang Pinggai.

Menurut keterangan polisi, Bambang warga Kumpeh Kabupaten Muarojambi sedang tertidur pulas bersama dua temannya. Tiba-tiba, Joni masuk dan langsung menyiramkan air keras cuka getah ke sekujur tubuh Bambang.

Setelah kejadian, Bambang langsung dibawa ke Rumah Sakit Bratanata (DKT) untuk mendapat petolongan medis. Namun, nyawanya tak tertolong akibat luka bakar di sekujur tubuh Bambang mencapai 96 peresen.

Kapolresta Jambi mengatakan setelah melakukan aksinya tersangka Joni Alek Sander yang warga Kecamatan Jambi Timur melarikan diri hingga ke Curup Provinsi Bengkulu.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dedi Mulyadi: Kajati Terima Suap Harus Dipecat

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:30 WIB

5 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:15 WIB

Picu Banjir, Warga Minta Tanggung Jawab PT Timah

Selasa, 18 Januari 2022 | 03:35 WIB
X