Kabar Hoaks Megawati, Puan: Masyarakat Sudah Bisa Memilih Mana Bohong dan Fakta

Milna Miana
- Minggu, 12 September 2021 | 15:06 WIB
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pekan ini masyarakat dihebohkan dengan berita bohong terkait Presiden Kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri kritis.

Kabar hoaks itu dikonfirmasi pertama kali dari unggahan di facebook dan ada pula flyer yang beredar luas di media sosial Instagram reels dari akun @_genocide.anon3.

Baca Juga: Sempat Dikabarkan Kritis, Megawati Akhirnya Angkat Bicara

Dalam narasinya bertuliskan "Kanjeng mamih pengutil bansos Megawati Soekarnoputri kabarnya masuk rumah sakit Pertamina,kamar tempat dia berbaring dulunya bekas pak Harto di rawat,di mintain do'a buat dia,bagi kami bodoh amat,emangnya gue pikirin?"

Kabar hoaks itu ditanggapi secara langsung oleh, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Ia mengaku heran kepada pihak-pihak yang menebar hoaks atau berita bohong terkait dirinya yang tengah sakit. Dia menegaskan saat ini dalam kondisi sehat dan masih aktif menjalankan tugas sebagai Ketum PDIP.

Baca Juga: Kemunculan Megawati dalam Acara Kader PDIP Bikin Heboh, Kenapa?

Hal ini disampaikan Megawati saat menghadiri pembukaan kegiatan Sekolah Partai Pendidikan untuk Kader Madya secara virtual, Jumat (10/9/2021). Dia didampingi kader PDIP Olly Dondokambey dari kediamannya di Jalan Teuku Umar Jakarta.

"Saya sendiri sampai berpikir kok ada saja ya orang," ucap Megawati sebagaimana ditayangkan di Youtube PDI Perjuangan.

Selain itu, menurut dia ada mantan menterinya yang mengirimkan gambar seolah-olah sosok Megawati tengah terbaring sakit di Rumah Sakit. Mantan menteri ini pun meminta sekretaris Megawati agar kondisi Presiden ke-5 RI itu tak ditutup-tutupi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Warga Terdampak Erupsi Semeru Curhat ke Jokowi

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:36 WIB

RUU Ibukota Negara Baru, DPR Bentuk 56 Anggota Pansus

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:05 WIB

Kebijakan Pemerintah PPKM Level 3 Batal, Ini Alasannya

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:59 WIB
X