Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Capai 50,7 Persen

- Kamis, 16 September 2021 | 02:41 WIB
Ilustrasi perdagangan beras di pasar tradisional (Foto Ist)
Ilustrasi perdagangan beras di pasar tradisional (Foto Ist)

HARIANHALUAN.COM - Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2021 telah mencapai Rp377,5 triliun atau 50,7% dari pagu Rp744,77 triliun sampai 10 September 2021.

Dikutip dari portal Covid19.go.id, bahwa progres signifikan terjadi pada realisasi Klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan Klaster Kesehatan. Realisasi Klaster Kesehatan meningkat dari Rp47,71 triliun di Kuartal II menjadi Rp93,45 triliun, sedangkan Klaster Perlinsos meningkat dari Rp66,43 triliun di Kuartal II menjadi Rp108,16 triliun.

Pada Kuartal III 2021, realisasi Program Prioritas mencapai Rp58,04 triliun, Klaster Dukungan UMKM dan Korporasi mencapai Rp59,93 triliun, dan Insentif Usaha mencapai Rp57,92 triliun.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah telah mengalokasikan tambahan anggaran untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya klaster Kesehatan dan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang mendapat tambahan sebesar Rp55,21 triliun.

"Khusus untuk Program Perlinsos ditambah sebesar Rp33,98 triliun dari sebelumnya Rp153,86 triliun menjadi Rp187,84 triliun, yaitu untuk program Kartu Sembako, Diskon Listrik, Subsidi Kuota Internet, Kartu Prakerja, Bantuan Beras Bulog dan Kartu Sembako PPKM," ungkapnya.

Tambahan atas beberapa Program Perlinsos tersebut antara lain adalah program Kartu Sembako, akan ditambah indeks manfaatnya selama 2 bulan Rp200 ribu untuk 18,8 juta KPM; Diskon Listrik akan dilanjutkan untuk 3 bulan (Oktober – Desember 2021), sebesar Rp1,91 triliun; Subsidi kuota internet selama 5 bulan (Agustus – Desember 2021) sebesar Rp5,54 triliun; Kartu Prakerja (Rp1,2 triliun) dan Bantuan Subsidi Upah/BSU (Rp8,8 triliun) akan ditambah sebesar total Rp10 triliun.

Selain itu, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM yang mencapai 99,9% dari pelaku usaha juga telah berhasil menyerap tenaga kerja sebesar 97% dari total tenaga kerja Indonesia. Secara keseluruhan, UMKM telah berkontribusi sebesar 61,07% terhadap PDB Indonesia atau senilai Rp8.573,89 triliun. (*)

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Cek! Ini Wilayah yang Bisa Perpanjang SIM Secara Online

Senin, 27 September 2021 | 18:26 WIB
X