Waspada! Penyakit Diskriminasi Gender di Indonesia Masih Akut

Milna Miana
- Kamis, 16 September 2021 | 06:14 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Laporan ILO menyebutkan distribusi pekerjaan tanpa bayaran dan pekerjaan rumah tangga masih tidak setara antara di negara dengan pendapatan tinggi dan rendah, meskipun perbedaannya makin berkurang.

Akan tetapi, perempuan juga diketahui memiliki jam kerja yang lebih lama dibandingkan dengan laki-laki, ketika pekerjaan yang dibayar dan tidak dibayar juga masuk dalam hitungan.

Ryder mengatakan perkembangan dalam mengatasi tantangan tersebut sangat lambat dan terbatas hanya di beberapa negara di dunia. Padahal masalah diskriminasi ini terjadi di banyak negara di dunia.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara masih harus menghadapi permasalahan diskriminasi gender. Tingkat gaji pekerja perempuan dan laki-laki masih cukup timpang.

Menurut data Global Gender Gap Report yang disusun World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 51 dari 141 negara yang dikaji. Selisih gaji berdasarkan gender di Indonesia sampai angka 0,68. Artinya perempuan cuma digaji 68% dari gaji laki-laki untuk pekerjaan yang sama, sebagai konsekuensi masih adanya kesenjangan gender.

Kasus yang terjadi sebelumnya di Bali menjadi contoh nyata, bahwa diskriminasi gender masih terjadi. Hal ini juga akan terus berlanjut jika tidak ada upaya dari semua pihak untuk memahami pentingnya kesetaraan gender bagi kesejahteraan bangsa dan negara. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Telkom Akan RUPST Tanggal 27 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022 | 10:59 WIB
X