Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, PKS Sebut Pemerintah Lakukan Kebohongan Publik

- Kamis, 16 September 2021 | 11:11 WIB
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyebut pemerintah melakukan kebohongan publik terkait dengan klaim penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kemendikbud.

Faktanya, Pemerintah tidak melakukan penggabungan dua kementerian, hanya menggabung nama menjadi “Kemendikbud Ristek”. Seolah dengan penggabungan nama tersebut sudah terjadi penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud.

Baca Juga: Aktivitas Kapal China di Laut Natuna, Mulyanto: Luhut dan Prabowo Jangan Diam Saja

Padahal, sesungguhnya yang terjadi adalah pembubaran Kemenristek. Buktinya, pasca penggabungan dua kementerian tersebut, Kemendikbud Ristek tetap hanya mengurusi riset di perguruan tinggi, sama seperti sebelumnya, saat sebagai Kemendukbud.

"Kemendikbud-Ristek tidak punya kewenangan dalam perumusan dan penetapan kebijakan serta koordinasi pelaksanaan kebijakan ristek secara nasional. Jadi pasca penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud menjadi Kemendikbud Ristek, fungsi Kemenristek hilang dan tidak masuk dalam fungsi Kemendikbud-Ristek," kata politisi PKS itu, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Mulyanto: Pemerintah Jangan Anggap Enteng Varian Baru Covid-19

Sebelumnya Kemenristek memiliki fungsi perumusan dan penetapan kebijakan, koordinasi pelaksanaan kebijakan serta pengawasan dan evaluasi pembangunan riset dan teknologi. Kini fungsi-fungsi itu tidak ada dalam Kemendikbud Ristek.

Kemendikbud Ristek pasca penggabungan hanya mengurusi kegiatan riset di Perguruan Tinggi, yang secara umum sejak dulu menjadi fungsi Dirjen Dikti," ungkap mantan Sesmenristek itu.

Mulyanto mengungkapkan, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI dengan Kepala BRIN, Selasa, (14/9/2021), diketahui bahwa penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, sebenarnya hanya kamuflase saja.

Tugas dan fungsi Dirjen Dikti Ristek pasca penggabungan tidak berbeda secara signifikan dengan tugas dan fungsi Dirjen Dikti sebelum penggabungan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

PeduliLindungi Hadir di Dompet Digital DANA

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Ini Nama 17 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:00 WIB

LRT Alami Kecelakaan saat Uji Coba di Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:41 WIB

Kabar Gembira! Upah Minimum 2022 Bakal Naik

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:22 WIB

Anies hingga Mendagri Digugat ke PTUN, Apa Sebabnya?

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:12 WIB
X