2020 Angka Kemiskinan di Kabupaten Jepara Naik 7,1 Persen, Padahal 2019 Alami Penurunan 6 Persen

- Kamis, 16 September 2021 | 23:01 WIB
Ilustrasi kemiskinan
Ilustrasi kemiskinan

 


HARIANHALUAN.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan angka kemiskinan di Kabupaten Jepara pada 2020 angka kemiskinan di Kabupaten Jepara kembali naik menjadi 7,1 persen karena dampak dari pandemi Covid-19.

Meski diakui, sebelumnya berhasil turun menjadi 6,06 persen di 2019, melebihi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jepara tahun 2022 sebesar 8 persen.

"Kita apresiasi Kabupaten Jepara sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang bagus banget dari sisi penanganan kemiskinannya. Hari ini memang (kemiskinan) posisinya naik, dan semua ini rata-rata karena pandemi," ujarnya saat menemui Bupati Jepara, Dian Kristiandi di Pendopo Bupati Jepara, Kamis (16/9/2021) dilansir dari kemendesa.go.id

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Gus Hakim membahas soal pengentasan kemiskinan di desa.

"Yang pasti bahwa kita ingin apa yang menjadi target Pak Presiden tahun 2024 agar Indonesia terbebas dari kemiskinan secara ekstrem, bahasa beliau nol persen, itu penyelesaiannya cuma satu pintunya, level desa," ujar Menteri Halim Iskandar.

Menteri Halim Iskandar mengatakan, penanganan kemiskinan secara nasional akan menjadi lebih mudah jika dimulai dari level desa.

Sebab menurutnya, desa merupakan basis mikro yang lebih mudah untuk dipetakan permasalahan dan penyelesaiannya.

"Karena kalau penanganan apapun, kalau basisnya mikro akan lebih mudah dipetakan karena levelnya kecil. Dan kalau ada masalah lebih mudah di treatment," ujarnya.

Terkait hal tersebut, mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Jepara dalam mengatasi kemiskinan. Keberhasilan tersebut dilihat dari angka kemiskinan yang turun melebihi target RPJMD.

"Kita harus tahu lapangan. Kita petakan di Jawa Tengah, Jepara termasuk yang bagus, tingkat kemiskinannya rendah. Bahkan melebihi ekspektasi dari yang direncanakan RPJMD-nya," ujarnya. (*)

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Terpopuler

X