Wamenkeu Ungkap 3 Poin Pemulihan Ekonomi Nasional 2021

- Jumat, 17 September 2021 | 16:14 WIB
Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara
Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 membuat perekonomian negara menjadi lesu. Mobilitas masyarakat yang terbatas ikut berpengaruh pada transaksi yang menurun.

Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara menyebutkan selama 2021 ini belanja negara tak turun karena memberikan dukungan perekonomian ketika konsumsi, investasi, dan ekspor-impor turun.

Baca Juga: Bantu UMKM Bertahan di Masa Pandemi, Menko Airlangga Serahkan Secara Simbolis KUR kepada 17 Debitur

Menurut Suahasil, ada 3 hal utama yang disebut sebagai Game Changer 2021 menjadi poin penting dalam pemulihan ekonomi nasional sepanjang tahun ini. Pertama berkaitan dengan intervensi kesehatan seperti vaksinasi gratis, himbauan 3M dan 3T, fasilitas kesehatan, hingga alat pelindung diri (APD).

"Di tahun 2021 ini kita melakukan vaksinasi gratis, 208 juta orang harus divaksin untuk mencapai herd immunity. Kemudian tracing, testing, dan treatment harus kita siapkan," katanya dalam diskusi Wealth Wisdom 2021 Navigating Economic Policy in The Middle of Global Storm secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Duh! Pandemi Belum Usai, Harga Minyak Goreng Bersiap Naik

Kemudian lanjut poin kedua, kata Suahasil adanya program perlindungan sosial atau Survival and Recovery Kit. Menurutnya, pemulihan ekonomi juga harus memperhatikan sisi sosial masyarakat yang terdampak pandemi. Dengan kata lain, ketika mobilitas ditahan maka ada semacam perlindungan agar masyarakat bisa bertahan.

Kelompok masyarakat yang membutuhkan ini dimulai dari rumah tangga miskin dan rentan. Mereka yang kehilangan pekerjaan, pengurangan jam kerja, dan kehilangan aktivitas. Selain itu, para pelaku usaha mikro, kecil, dan sifatnya informal.

Dukungan yang diberikan kepada masyarakat, kata Suahasil bersumber dari anggaran pemulihan ekonomi nasional. Lebih lanjut soal kesehatan dan perlindungan sosial ini akan dibahas pada RAPBN 2022 bersama DPR RI.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Akui Bersalah, Rachel Vennya Siap Terima Sanksi

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Terpopuler

X