Ekonomi Sulit dan Bahaya Covid-19 Tak Bikin Perokok Kapok, Pemprov DKI Tetapkan Aturan Merokok Ketat

Milna Miana
- Senin, 20 September 2021 | 14:20 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebutkan, Kementerian Kesehatan berkomitmen penuh untuk mengurangi jumlah perokok aktif di Indonesia.

Pasalnya, kebiasaan merokok memiliki dampak yang sangat luas tak hanya bidang kesehatan namun juga ekonomi. Meski demikian, perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar tujuan baik ini bisa tercapai.

Tahun 2021 ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung Gerakan Berhenti Merokok dengan target meraih 5 juta orang perokok berkomitmen berhenti merokok apapun jenisnya.

Dante menjelaskan bahwa Kemenkes bersama pemda dan mitra pembangunan terkait telah melakukan sejumlah strategi untuk mengendalikan produk rokok dan produk tembakau lainnya dengan pelarangan iklan rokok, promosi dan sponsorship, perluasan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), melakukan edukasi bahaya merokok, dan menaikkan cukai rokok.

Tak hanya itu, pemerintah juga berupaya untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses untuk berhenti merokok melalui layanan konseling berhenti merokok yang dapat diakses via saluran telepon Quit Line Berhenti Merokok.

Harapannya, masyarakat bisa menjadi lebih sehat dan dapat beraktivitas dengan maksimal. Selain itu, seluruh warga nantinya bisa menikmati udara yang bebas asap rokok. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X