Penerapan Prokes Mulai Kendor, Mulyanto: Pemerintah Jangan Abaikan Teguran WHO

- Senin, 20 September 2021 | 21:22 WIB
Anggota DPR RI Mulyanto
Anggota DPR RI Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPR RI Mulyanto meminta pemerintah menindaklanjuti teguran lembaga kesehatan dunia atau WHO dan harus tetap waspada dengan potensi lonjakan kasus baru Covid-19 di Tanah Air.

Pemerintah jangan terbuai dengan hasil capaian penangan Covid-19 yang bersifat sementara. Jangan lengah akan peningkatan mobilitas masyarakat di bidang ritel dan rekreasi. 

"Sebab, saat ini ditemukan beberapa varian baru virus Covid-19 yang kita belum tahu daya tularnya seperti yang diingatkan WHO," terang Mulyanto kepada media ini, Senin (20/9/2021).

Mulyanto juga minta pemerintah terus mengupayakan penurunan kasus baru dan kasus kematian akibat Covid-19 dengan berbagai program terukur. Selain terus mendorong pembangunan pabrik vaksin Merah Putih karya anak bangsa.

Baca Juga: Diklaim Covid-19 Makin Membaik, Ternyata Padang Masih Level 4

"Terlalu dini untuk mengatakan, bahwa penanggulangan Covid-19 di Indonesia sudah berhasil. Semua masih berproses. Masih banyak faktor yang memungkinkan melonjaknya kasus baru Covid-19 sebagaimana yang terjadi di AS, Singapura dan Malaysia," kata Mulyanto.

Untuk itu, dia mengingatkan pemerintah harus tetap konsisten melakukan pengawasan dan pengendalian mobilitas masyarakat. Jangan kasih kendor.

Mulyanto mengingatkan bahwa laju vaksinasi masih lambat. Data dari “Our World In Data” hari ini memperlihatkan coverage vaksinasi di Indonesia baru 28 persen dari penduduk.  Sementara AS dan Malaysia masing-masing sudah mencapai 63 persen dan 67 persen.  Bahkan, Singapura sudah lebih dari 80 persen.

Baca Juga: Menteri LHK Buka Pelatihan Pengendalian Karhutla Bagi MPA Paralegal

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Terpopuler

X