BPJS Kesehatan Ganti Peserta 1-2-3 jadi Kelas Standar, Berapa Iurannya?

- Selasa, 21 September 2021 | 09:06 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Tubagus Achmad Choesni mengatakan, pihaknya akan melakukan harmonisasi dan uji coba penerapan kelas standar BPJS Kesehatan secara bertahap pada awal tahun depan.

"Pada 2023-2024 bisa implementasi bertahap dan peninjauan peraturan dengan melihat beberapa lesson learn dari implementasi dan jika tidak ada perubahan, maka pada 2025 bisa langsung mengimplementasikan kelas standar tunggal," jelas Tubagus dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Sosialisasikan Program Terbaru dari Kantor Pusat

Dalam pelaksanaan kelas standar nantinya, pemerintah ingin mengajak kerjasama asuransi swasta untuk melakukan sharing benefit atau berbagi keuntungan. Pasalnya kata Tubagus saat ini ada beberapa layanan yang belum bisa dicover oleh BPJS Kesehatan.

Oleh karena itu, kata Tubagus asuransi swasta berperan, agar masyarakat bisa memenuhi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

"Ada koordinasi penyelenggaraan jaminan, kalau misalnya teman-teman peserta ingin menambah manfaat dengan asuransi kesehatan tambahan," jelas Tubagus.

Baca Juga: Program Donasi Iuran JKN-KIS, BPJS Kesehatan Jalin Kerjasama dengan Optik R3 Kota Pariaman

Dihubungi terpisah, Anggota DJSN Muttaqien menjelaskan sampai saat ini pihaknya bersama otoritas terkait masih terus memformulasikan mengenai iuran BPJS Kesehatan jika nanti mulai diterapkan kelas standar.

Saat ditanya apakah tarifnya akan pada kisaran Rp 50.000 sampai Rp 70.000 per bulan, Muttaqien belum bisa memastikan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Pagi Ini, Semarang Diguncang Gempa Magnitudo 3,0

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:45 WIB
X