Soal Kasus Penganiayaan Muhammad Kece oleh Irjen Napoleon, Karutan Diperiksa Propam Polri

- Selasa, 21 September 2021 | 21:40 WIB
Penampakan Muhammad Kece yang dianiaya Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim. (istimewa)
Penampakan Muhammad Kece yang dianiaya Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim. (istimewa)


HARIANHALUAN.COM - Kepala Rutan (Karutan) Bareskrim diperiksa divisi Propam Polri terkait kasus penganiayaan Irjen Pol Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece.

Dia diperiksa bersama tujuh anggota Polri lainnya untuk mendalami ada atau tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan terjadinya penganiayaan.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menjelaskan pemeriksaan tersebut meliputi penyelidikan awal, penyidikan, dan penyusunan resume untuk gelar perkara.

Baca Juga: Janji Taliban Kepada Dunia, Tidak Akan Beri Ruang pada Kelompok Al Qaeda dan ISIS!

"Pemeriksaan dilakukan kepada tujuh anggota Polri yang terdiri dari penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim," kata Sambo kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Selain tujuh anggota tersebut, penyidik Propam Polri juga turut memeriksa satu orang tahanan berinisial H. Dia merupakan 'ketua RT' kamar tahanan yang diperintahkan oleh Napoleon untuk menukar gembok kamar Muhammad Kece.

"Divisi Propam Polri belum melakukan pemeriksaan terhadap Irjen NB (Napoleon) karena masih harus menunggu ijin dari Mahkamah Agung," katanya.

Dibantu Eks Panglima FPI

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi sebelumnya menyebut, satu dari tiga tahanan yang membantu Napoleon menyelinap masuk ke kamar Muhammad Kece yakni eks anggota organisasi terlarang Front Pembela Islam (FPI). Dia adalah eks Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Penjualan Mobil Bekas Lesu di Sumbar, Ini 3 Alasannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:15 WIB

Indonesia jadi Host Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Polemik Pemilihan BPK, Siapa yang Salah?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:55 WIB

Terpopuler

X