Ada Apa? Giring Ganesha Sebut Anies Baswedan Pembohong

- Selasa, 21 September 2021 | 22:55 WIB
Giring Ganesha atau Giring "Nidji"
Giring Ganesha atau Giring "Nidji"

 

HARIANHALUAN.COM - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah seorang pembohong. Menurut dia, kebohongan itu tampak dari sikap Anies yang pura-pura peduli di tengah pandemi Covid-19 dan rakyat yang menderita.

"Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024," kata dia dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Tempo, Selasa, 21 September 2021. "Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan."

Baca Juga: Kesejahteraan Atlet akan Diatur dalam RUU Sistem Keolahragaan Nasional

Pernyataan ini dia sampaikan dalam sebuah video yang diunggah di akun media sosial DPP PSI sejak kemarin, 20 September 2021. Giring menyinggung soal pengucuran dana daerah untuk Formula E. Pembayaran ini juga dicairkan di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta mendapati pemerintah DKI telah membayar 53 juta pound sterling atau setara Rp 983,31 miliar untuk Formula E Operation (FEO). Penjelasan ini tertuang dalam hasil audit laporan keuangan pemerintah DKI tahun 2019. Uang hampir Rp 1 triliun itu untuk membayar biaya komitmen 2019-2020 dan bank garansi.

"Uang sebanyak itu dihabiskan Anies di tengah penderitaan rakyat yang sakit, meninggal dunia, dan hidupnya susah karena pandemi," terang Giring.

Tak hanya itu, Giring menambahkan, Anies Baswedan juga mengabaikan tekanan rakyat yang meminta rencana balap Formula E di Ibu Kota dibatalkan. (*)



Editor: Heldi Satria

Sumber: tempo.id

Tags

Terkini

Penjualan Mobil Bekas Lesu di Sumbar, Ini 3 Alasannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:15 WIB

Indonesia jadi Host Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Polemik Pemilihan BPK, Siapa yang Salah?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:55 WIB

Terpopuler

X