Penyelundupan Lima Wanita ke Malaysia Digagalkan Satpolairud Karimun

- Rabu, 22 September 2021 | 00:15 WIB
Lima wanita yang akan diselundupkan ke Malaysia. (Dok. Satpolairud Polres Karimun)
Lima wanita yang akan diselundupkan ke Malaysia. (Dok. Satpolairud Polres Karimun)

HARIANHALUAN.COM - Upaya menyelundupkan lima orang wanita ke Malaysia, berhasil digagalan Satpolairud Polres Karimun, Kepri.

Kelima wanita itu merupakan Pekerja Imigran Indonesia (PMI) atau dulunya disebut TKI ilegal, masing-masing berinisial SD, LM, MA, EM dan YN.

Baca Juga: Bambang Ketum Terpilih, MUI Kepri Prihatin  Maraknya Judi dan Hoaks

Kelimanya berasal dari dua daerah berbeda, yakni dua orang wanita dari Jawa Barat dan tiga orang wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Mereka dijanjikan kerja di Batam, tapi hendak diselundupkan ke Malaysia " ujar Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir, seperti dilansir Haluankepri.com, Selasa (21/9/2021).

Sebanyak lima orang wanita yang akan diselundupkan ke Malaysia itu, kata Binsar Samosir, diamankan anggota Satpolairud Polres Karimun di perairan depan PT Saipem Karimun, Ahad, 19 September 2021 sekitar pukul 19.46 WIB.

Kata Binsar, penggagalan 5 PMI tersebut berawal dari informasi masyarakat. Pihaknya menerima informasi adanya speed boat tanpa nama yang dinakhodai MI sedang berlayar menuju perairan Malaysia yang memuat 5 orang TKI ilegal.

"Setelah kami periksa, kelima orang yang dibawa ke arah perairan Malaysia tersebut tidak memiliki dokumen sah," ujar Binsar.

Binsar menyebut, speedboat yang dinakhodai MI berlayar dari Pantai Indah, Desa Pangke, Kecamatan Meral atas perintah seseorang dengan inisial SAB.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

Penjualan Mobil Bekas Lesu di Sumbar, Ini 3 Alasannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:15 WIB

Indonesia jadi Host Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Polemik Pemilihan BPK, Siapa yang Salah?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:55 WIB

Terpopuler

X