Terungkap! Biang Kerok Klaster Covid-19 Sekolah di Sumbar, NTB dan Jateng

- Jumat, 24 September 2021 | 14:19 WIB
Do Harianhaluan.com
Do Harianhaluan.com

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu membeberkan biang kerok klaster Covid-19 sekolah di NTB, Jawa Tengah, dan Sumatra Barat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI yang disiarkan di kanal Youtube Komisi IX DPR RI Channel, Kamis (23/09/2021).

Baca Juga: Termasuk Sumbar, Berikut 6 Provinsi Terbanyak Klaster Covid-19 PTM Terbatas

"Saya dapatkan informasi, karena memang cakupan vaksinasi anak remaja usia sekolah ini baru 12,7% dari sasaran 26 juta, baru 3,4 juta yang divaksin ya masih kecil," ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (24/9/2021).

Ia juga mengatakan untuk vaksinasi tenaga kependidikan dan guru dosis 1 dengan target 5,5 juta dan yang baru divaksin 3,4 juta (62%). Sedangkan vaksinasi dosis kedua baru 40%.

Baca Juga: PTM Terbatas Bakal Dihentikan Gegara Ribuan Sekolah jadi Klaster Covid-19? Begini Tanggapan Nadiem Makarim

Oleh karena itu, Maxi mengimbau agar upaya protokol kesehatan yang diterapkan di lingkungan sekolah harus dilaksanakan dengan disiplin ketat.

Dalam acara itu, salah satu anggota dewan menanyakan jika terjadi kluster sekolah apakah pembelajaran tatap muka harus dihentikan? Maxi mengatakan, hal itu harus dibicarakan lagi sesuai SKB 4 menteri. (*)

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah 2021

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:50 WIB

Wakil Presiden: Santri Bagian Penting dari MES

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 05:05 WIB

Puan: Santri Banyak Kontribusi untuk NKRI

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 04:35 WIB
X