Riset: Komorbid Gizi Buruk Tingkatkan Kematian Anak Akibat Covid-19

- Sabtu, 25 September 2021 | 13:18 WIB
Dok The Asian Parent
Dok The Asian Parent

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Riset Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI menemukan bahwa anak yang memiliki riwayat gizi buruk bisa meningkatkan risiko keparahan dan kematian akibat Covid-19. Sebab, gizi buruk merupakan salah satu komorbid terberat Covid-19 pada anak.

Kenyataan ini berbeda dengan orang dewasa yang terinfeksi Covid-19, yang berisiko lebih parah jika memiliki komorbid atau penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, dan darah tinggi.

Baca Juga: Cegah Balita Gizi Buruk, Dinas Kesehatan Pariaman Laksanakan Pos Gizi di Desa Tungkal Selatan

Riset IDAI yang dipublikasi pada 23 September 2021 di Frontiersin ini disebutkan data yang dihimpun hingga 21 Desember 2020, terdapat 37.706 anak positif Covid-19.

Dari total kasus positif Covid-19 itu, ada 175 kematian anak, yang artinya case fatality rate (CFR) atau risiko kematian anak karena Covid-19 tembus 0,46 persen dari total kasus.

Baca Juga: Di Padang Masih Banyak Kasus Gizi Buruk, Dosen Unand Laksanakan Program Kimitraan Masyarakat

Komorbid gizi buruk ini menyumbang 18 persen kematian anak akibat Covid, disusul penyakit ganas seperti kanker 17,3 persen, dan penyakit jantung bawaah sebesar 9 persen.

Sedangkan sisanya, ada 62 anak positif Covid-19 meninggal karena penyakit penyerta. Selain itu ada juga pasien anak yang memiliki lebih dari satu penyakit penyerta.

"Dalam penelitian kami, kami menemukan bahwa malnutrisi dan kanker adalah dua komorbiditas yang plaing umum di antara peserta penelitian," tulis IDAI melalui penelitiannya yang dikutip dari Suara.com, Sabtu (25/9/2021).

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

PeduliLindungi Hadir di Dompet Digital DANA

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Ini Nama 17 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:00 WIB

LRT Alami Kecelakaan saat Uji Coba di Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:41 WIB
X