Ini 7 BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir

- Sabtu, 25 September 2021 | 19:30 WIB
Erick Thohir
Erick Thohir

HARIANHALUAN.COM - Menteri BUMN Erick Thohir berencana membubarkan tujuh perusahaan milik negara yang dinilai bermasalah. Jika ketujuhnya dibubarkan, Erick mengatakan karyawan dari perusahaan tersebut akan dipindahkan ke BUMN lainnya.

Meski demikian hingga kini masih belum jelas terkait waktu pemindahan karyawan, mekanisme, hingga target perpindahannya. Hanya saja kebijakan perpindahan ini akan disesuaikan dengan perusahaan yang dituju.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan nantinya pegawai dari perusahaan yang dibubarkan, bisa masuk ke BUMN lain dengan bidang yang sama.

Baca Juga: Mana yang Mahal Harga BBM RI atau Malaysia?

"Nasib karyawan yang memungkinkan di bidang yang sama bisa saja dipindahkan ke BUMN lain yang sehat, tapi itupun sesuai dengan kebutuhan BUMN-nya," ujar Arya dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (25/9/2021).

Saat ini menurutnya PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) tengah melakukan pemetaan perusahaan yang akan menjadi tujuan pegawai yang dipindahkan.

"Lagi dipetakan oleh kawan-kawan PPA. Yang penting sesuai peraturan perundang-undangan karena banyak juga BUMN-BUMN ini yang sudah lama tidak beroperasi," jelasnya.

Sebelumnya Erick mengatakan terdapat sejumlah BUMN yang sudah tidak beroperasi lagi, namun masih memiliki pegawai. Kendati demikian, para pegawai tidak pernah mendapat kejelasan, sehingga Erick akan memberikan kepastian melalui pembubaran tersebut.

"Dan sekarang kan yang perlu ditutup itu ada 7 yang memang sudah lama tidak beroperasi. Ini kan kasihan juga nasib pegawainya terkatung-katung dan kita kan zalim kalau jadi pemimpin tidak beri kepastian... Di situ ada Iglas, Merpati, Leces, ini hal-hal ya saya rasa kita harus pastikan keputusan ini ada," kata Erick.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Terpopuler

X