Pembakaran Mimbar Masjid, Mahfud MD: Polisi Jangan Buru-buru Tetapkan Pelaku Gila

- Minggu, 26 September 2021 | 07:37 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tiga kasus yang baru-baru ini terjadi seperti penyerangan ustaz di Batam, penembakan ustaz di Tangerang hingga pembakaran mimbar masjid di Makassar disoroti Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mewakili pemerintah, Mahfud meminta agar pihak kepolisian tidak buru-buru menetapkan pelaku sebagai orang gila.

Baca Juga: Motif Pelaku Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar Bikin Heran Petugas

Menurut Mahfud, pemerintah sangat menyesalkan atas terjadinya peristiwa tersebut dan mengutuk para pelakunya. Pemerintah juga mendukung pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan terhadap pelaku secara tuntas dan terbuka.

"Jangan terburu-buru memutuskan bahwa pelakunya orang gila," ungkap Mahfud dalam sebuah video yang ditayangkan YouTube Kemenko Polhukam, dikutip dari Suara.com, Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Mahfud MD: Misi Mulia Insan Perhubungan untuk Mempersatukan Bangsa

Ia mencontohkan, kasus penusukan mendiang Syekh Ali Jaber di Lampung pada September 2020. Saat itu, pelaku dikatakan mengalami gangguan kejiwaan sejak 2016 silam.

Mahfud menyebut kalau pemerintah tidak sependapat apabila setiap pelaku itu dicap sebagai orang gila. Menurutnya langkah yang lebih baik ditempuh itu membiarkan proses hukum berjalan hingga meja hijau.

Dengan demikian, keputusan terkait kejiwaan pelaku bisa ditentukan oleh hakim.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Penjualan Mobil Bekas Lesu di Sumbar, Ini 3 Alasannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:15 WIB

Indonesia jadi Host Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Polemik Pemilihan BPK, Siapa yang Salah?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:55 WIB

Terpopuler

X