PLN Gandeng Jasindo Asuransikan Aset Kelistrikan Senilai US$ 25 Miliar

- Minggu, 26 September 2021 | 10:12 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dalam upaya mengamankan risiko operasionalnya. Lewat sinergi kedua BUMN ini, dilakukan serah terima Perjanjian Kerja Sama terkait jaminan asuransi aset operasional PLN Group.

PLN memberi kepercayaan pada Asuransi Jasindo untuk bertindak sebagai Leader Konsorsium dalam menjamin risiko ketenagalistrikan nasional yang terus dikembangkan oleh PLN. Secara keseluruhan, total aset yang dijaminkan risikonya mencapai sekitar US$ 25 miliar. Terdiri dari gardu induk, saluran transmisi, hingga pembangkit termasuk di dalamnya pembangkit Energi Baru Terbarukan yang akan terus dikembangkan PLN.

Baca Juga: Dukung Pengentasan Kemiskinan, PLN Raih Penghargaan Best TJSL 2021 with Outstanding

Acara serah terima dilakukan pada Kamis (23/9/2021). Hadir mewakili PLN, Executive Vice President Manajemen Keuangan Aset PLN Dwi Hartono. Sementara dari Asuransi Jasindo diwakili oleh Direktur Bisnis Strategis Syah Amondaris.

Dwi menyebutkan kerja sama strategis ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga operasinya dari risiko yang mungkin dihadapi di masa depan.

“Intinya dari suatu sistem manajemen risiko walaupun kami sudah melakukan mitigasi, tetap saja bisa terjadi suatu kerusakan terhadap peralatan yang kami miliki. Apalagi sebagian besar aset PLN merupakan obyek vital nasional. Untuk itu perlu ada satu pihak lain yang bisa mengcover satu risiko tersebut, dalam hal ini adalah asuransi,” jelasnya.

Baca Juga: Kepala UPBU Apresiasi PLN Amankan Suplai Listrik untuk Kantor dan Perumahan Bandara Rokot

Pihaknya menambahkan, asuransi merupakan suatu praktik yang lumrah. Terlebih untuk menjaga nilai aset yang dimiliki PLN.

Dengan posisi Indonesia yang memiliki potensi tantangan termasuk ancaman terorisme maupun bencana alam, asuransi aset merupakan salah satu upaya yang mesti lebih diperhatikan. Apalagi untuk menghadirkan infrastruktur kelistrikan secara nasional, bukan perkara yang mudah, sehingga perlu diantisipasi risiko yang mungkin terjadi ke depan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Penjualan Mobil Bekas Lesu di Sumbar, Ini 3 Alasannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:15 WIB

Indonesia jadi Host Formula E 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Polemik Pemilihan BPK, Siapa yang Salah?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:55 WIB

Terpopuler

X