Jamiluddin Ritonga: MKD Harus Aktif Tangani Pelanggaran Etika Azis Syamsuddin

- Minggu, 26 September 2021 | 11:35 WIB
pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga,
pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga,

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI seharusnya aktif menangani kasus pelanggaran etika yang dilakukan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam kasus penyidik KPK yang membantu dugaan korupsi Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

"MKD jangan terus berlindung pada aturan yang menunggu keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap," kata pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga, Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Jamiluddin Ritonga: Kehadiran Amien Rais dan Gatot di Kediaman Rocky Gerung Sarat Makna

Kalau itu yang dijadikan dasar MKD (menunggu keputusan pengadilan), Jamil mengkhawatirkan kasus etika Azis Syamsuddin akan berlarut-larut. Semakin lama kasus Azis Syamsudin diputus MKD, dampaknya akan semakin besar kepada DPR RI.

Bahkan Kasus yang diduga melibatkan Azis Syamsuddin itu dengan sendiri akan berpengaruh terhadap Partai Golkar.

Baca Juga: Jamiluddin Ritonga Sarankan Presiden Jokowi Akomodir Aspirasi BEM SI

Jamil menyebutkan ada dua dampak terhadap DPR RI bila penanganan kasus etika Azis Syamsudin dibiarkan berlarut-larut.

Sebagai Wakil Ketua DPR RI, kasus Azis Syamsuddin diperkirakan dapat mempengaruhi kinerja lembaga terhormat tersebut. Terjadi kekosongan yang menangani tugas dan fungsi Azis Syamsuddin sebagai wakil ketua DPR RI. Hal itu dengan sendirinya melemahkan terwujudnya fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Dampak lainnya tentu berkaitan langsung dengan citra DPR di mata masyarakat. Kalau kasus Azis Syamsuddin semakin lama diselesaikan, maka masyarakat dihawatirkan akan menilai DPR semakin buruk.

Bagi Partai Golkar, tentu kasus Azis Syamsuddin juga akan dapat berpengaruh terhadap citra partainya. Citra buruk ini kiranya dapat merugikan Partai Golkar dalam Pilpres dan Pileg 2024.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Terpopuler

X