Jangan Lengah, Indonesia Prediksi Gelombang 3 Covid RI Kian Dekat

- Minggu, 26 September 2021 | 13:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Indonesia dihantui dengan terjadinya gelombang tiga Covid-19. Pakar Epidemiologi Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menyebut posisi Indonesia sekarang tidak jauh dengan negara ASEAN lain yang mengalami peningkatan kasus.

"Masalahnya kapasitas testing, ini yang membuat kenapa kebangkitan potensi kasus akan besar karena terbatas 3T karena kita masih belum dibandingkan Singapura kita masih di bawah 50% cakupan dua kali. Jelas bahwa potensi peningkatan akan terjadi," kata Dicky, dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (26/9/2021).

Dia menyebut agak sulit untuk memprediksi kapan gelombang tiga terjadi. Kemungkinan di Desember bisa saja terjadi karena saat itu akan ada mobilitas masyarakat yang libur.

Namun mobilitas itu terjadi saat vaksinasi belum lengkap, upaya 3T belum memadai, dan melonggarnya protokol kesehatan 5M yang terjadi di daerah. Ini dilakukan di tengah fenomena 'balas dendam' karena adanya kebebasan.

Baca Juga: Anies dan Gibran Saling Puji, Hari Ini Janji Akan Bertemu

"Di tengah ada fenomena balas dendam kebebasan ini. Nah itu yang akan menyebabkan potensi lonjakan bahkan gelombang ketiga," ungkapnya.

Dicky berpendapat sebaiknya memperkuat respon soal PPKM. Hal ini bisa belajar dari Norwegia yang menahan pembatasan level satu hingga hampir setengah tahun.

"Ingat Norwegian baru level 1 dia melonggarkan, tapi dia nunggu hampir setengah tahun. Hampir setengah tahun menunggu level 2 ke level 1," jelasnya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

PeduliLindungi Hadir di Dompet Digital DANA

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Ini Nama 17 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:00 WIB

LRT Alami Kecelakaan saat Uji Coba di Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:41 WIB
X