Nono Sampono: Indonesia tak Perlu  Berutang Jika Kelola Maritim dengan Baik

- Senin, 27 September 2021 | 20:55 WIB
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono bersama pengamat Siswanto Rusdi dalam diskusi 'Meneguhkan Kemaritiman untuk Kedaulatan NKRI'. (Syafril Amir)
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono bersama pengamat Siswanto Rusdi dalam diskusi 'Meneguhkan Kemaritiman untuk Kedaulatan NKRI'. (Syafril Amir)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia. Berbicara kemaritiman bukan hanya terkait pertahanan dan keamanan, tapi juga masalah ekonomi karena di laut bukan hanya ada ikan, juga ada emas, sumber daya mineral, jasa kelautan dan industri kelautan.

"Satu hal yang menurut catatan kita, laut kita ini bukan sering, masih dimanfaatkan pihak lain atau negara lain. Artinya, kita punya laut tetapi orang lain lebih banyak memanfaatkannya," kata Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dalam diskusi bertema 'Meneguhkan Kemaritiman untuk Kedaulatan NKRI' bersama pengamat  pertahanan Siswanto Rusdi, di Media Center, Gedung  MPR/DPR/DPD RI, Senayan Jakarta, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Jemaah yang Dituduh Sabet Telinga Muazin di Medan Sebut Dirinya Diserang Duluan

Mantan Komandan Korps Marinir TNI AL mencontohkan negara-negara besar di dunia yang sangat memperhatikan urusan kekuatan maritimnya. Seperti Amerika,  Inggris, Rusia, Perancis, Jerman dan Australia. Mereka tidak pernah mengabaikan persoalan maritimnya. Selain terkait masalah pertahan, juga ekonomi.

Nono menyebutkan data, Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia, belum bisa menembus angka 22% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Nono menyandingkan dengan Korea Selatan, Vietnam dan Thailand hampir 40%,  Jepang 54%, China negara daratan, 48,6%.

Mengutip kajian Rokhmin Dahuri, Nono Sampono menyebutkan, kalau kekuatan maritim Indonesia dikelola dengan baik, bisa mendapatkan enam kali APBN.

"Berapa itu, coba hitung. APBN kita Rp2.800 triliun. Bayangkan 6 kali. Kita ga perlu bayar utang, dari mana-mana pinjaman kalau kita mau mengola ini barang," kata Nono.

Nono mengaku menyambut baik keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode pertamanya mendengungkan pembangun tol laut. Tetapi kini seperti tidak terdengar lagi. (*)

 

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB

Jokowi Tinjau Terminal BBM di Bali

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:43 WIB

Bali Bakal Jadi Lokasi IPU Tahun Depan

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:50 WIB
X