Peristiwa G30S, Hari Terkelam yang Membuat Bung Karno Berderai Air Mata

Milna Miana
- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 17:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Ekspresi Soekarno kala itu disebut Sukmawati “sangat berbeda” dan tidak pernah dilihatnya sejak peristiwa percobaan pembunuhan sang ayah pada 30 November 1957 di Perguruan Cikini.

Menurut Sukmawati, “ada kesedihan dan kekalutan” di wajah Bung Karno. Perasaannya pun mengatakan ada sesuatu yang tidak benar sedang terjadi. Ketika di Halim, dia melihat Soekarno ditemani oleh para panglima tentaranya, “kecuali Jenderal Ahmad Yani saja yang tidak hadir di situ,” katanya.

Si Bung berurai air mata

Sangat jarang dalam hidupnya, Soekarno menangis di depan publik. Bahkan saat berada di pengasingan karena perjuangannya menuntut kemerdekaan bangsa, dia menolak meneteskan air mata. Di hadapan rakyatnya, dia harus kuat, kokoh sebagai benteng pelindung.

Namun itu semua runtuh ketika peristiwa G30S merenggut segalanya. Dia kehilangan seorang sahabat yang justru pernah dia rencanakan untuk menggantikan posisinya sebagai Presiden, jika kesehatannya terus memburuk.

Di depan pusara Jenderal Ahmad Yani, Soekarno tak mampu membendung tangisnya. Ya, Ahmad Yani menjadi salah satu jenderal yang diculik dan dibunuh pada peristiwa G30S.

Bung Karno memang dekat dengan Ahmad Yani serta keluarganya. Dalam buku Achmad Yani Tumbal Revolusi, putri sang Jenderal, Amelia Ahmad Yani mengatakan, ayahnya memang banyak disebut sebagai “anak emas” Presiden Soekarno.

Soekarno bahkan peduli dengan renovasi rumah Ahmad Yani di Menteng. Dia juga menyempatkan hadir saat syukuran rumah tersebut.

Tak hanya itu, beberapa kali Soekarno mengajak Ahmad Yani untuk kunjungan ke daerah. Bahkan, pada hari Minggu, Jenderal Ahmad Yani dan istrinya sering menemani Bung Karno dan Hartini ngobrol-ngobrol di Istana Bogor.

Kepergian Ahmad Yani dalam tragedi pilu itu membuat hati Soekarno yang kokoh, runtuh seketika. Momen penuh derai air mata itu pun tak luput dari tangkapan kamera dan kini menjadi arsip Sekretariat Negara.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X