Penanganan Konflik 3 Harimau di Solok Selatan Tuntas, BKSDA Masih Pantau dengan Kamera Trap

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:57 WIB
Ilustrasi: Harimau Sumatera (lokadata.id)
Ilustrasi: Harimau Sumatera (lokadata.id)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar), Ardi Andono mengatakan sejak 5 Oktober sampai sekarang jejak 3 ekor Harimau di Sungai Ipuh Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Solok Selatan tidak ditemukan.

Akan tetapi, untuk memastikan keberadaannya pihak BKSDA Sumbar masih memantau dengan memasang kamera trap di lokasi tersebut.

"Berdasarkan laporan Wali Nagari dan Bhabinkamtibmas serta tim TNKS. Sejak tanggal 5 sampai hari ini ke- 3 Harimau Sumatera tersebut tidak menampakan diri lagi dan jejak tidak ditemukan. Untuk memastikan keberadaan Harimau, kamera trap masih terpasang dilokasi tersebut," ucap Ardi pada Kamis (14/10/2021).

Pihaknya juga mengatakan terkait hal tersebut untuk kegiatan penanganan 3 ekor Harimau Sumatera di Solsel dinyatakan tuntas.

Kemudian, Ardi menyampaikan progres penangan konflik Harimau Sumatera di Solsel sebagai berikut :

1. Dari hasil pengecekan Kepala Resort di SPTN - TNKS, Risman dan Sumarto serta mitra Polhut pada 25 September 2021 bahwa jejak-jejak diitemukan ditiga lokasi (pertama ukuran 15cmx15 cm), (ukuran 7,5x7,5 cm) dan (ukuran 15 x15 cm) dengan kondisi lapangan sekitar areal perkebunan/sawah/pemukiman/sungai dengan jarak lokasi Kejadian 100 meter dari tepi Sungai Batang Suliti.

2. Lalu, dari petunjuk jejak tersebut dilakukan pemasangan kamera trap di sekitaran lokasi tersebut.

3. Petugas BKSDA Sumbar dibantu petugas BBTNKS melakukan penghalauan denga meriam karbit, spiritus mulai dari 29 September hingga 4 Oktober 2021.

Selanjutnya, pihaknya tetap melakukan edukasi sekaligus peningkatan kewaspadaan, seperti tidak membiarkan ternak di pinggir hutan, atau imbauan agar pulang dari ladang sebelum gelap, terus dilakukan melalui monitoring dan komunikasi kepada aparat desa/nagari serta miminta warga membuat meriam karbit dari bambu.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Terpopuler

X