Sejumlah Guru Diduga Dikurung! PGRI Sumbar Bakal Ambil Langkah Hukum

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:21 WIB
SMA PGRI 1 Padang (Jefrimon)
SMA PGRI 1 Padang (Jefrimon)

PADANG,HARIANHALUAN.COM-
Terkait kejadian sejumlah Guru SMA PGRI Kota Padang yang diduga dikurung disekolah. Ketua Yayasan PGRI Sumatera Barat, Dasrizal menyayangkan guru sekolah ikut dilibatkan dalam masalah yang terjadi pada yayasan, dan akan mengambil langkah hukum karena telah melanggar UU Sistem Pendidikan Nasional.

Peristiwa terjadi, Rabu(13/10/2021) dari sore hingga malam Guru tersebut terkurung didalam sekolah dikarenakan adanya sengketa antara Yayasan PGRI Sumatera Barat yang dipimpin oleh Dasrizal dengan Yayasan PGRI Padang Sumatera Barat yang dipimpin oleh Hardizon Bahar.

Ketua Yayasan PGRI Sumatera Barat, Dasrizal menanggapi kejadian ini dan menyanyangkan guru sekolah ikut dilibatkan dalam permasalahan yang terjadi pada yayasan.

Ia mendapatkan informasi bahwa yang menggembok sekolah SMA PGRI tersebut adalah Edi Suharto dengan membawa bodyguard serta preman. Hal ini tentu membuat kenyamanan guru menjadi terganggu dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik.

"Saya terkejut ada penggembokan terhadap guru-guru pada Rabu sore sampai malam. Ada belasan guru digembok Saudara Edi Suharto yang katanya merupakan Sekretaris Yayasan PGRI Padang Sumatera Barat. Cara cara seperti ini tidak bagus untuk dunia pendidikan Sumbar khususnya Kota Padang," katanya, Kamis (14/10/2021).

Sebelumnya sebut Dasrizal, Pemprov Sumbar melalui Dinas Pendidikan sudah menengahi persoalan yang terjadi di PGRI Sumbar dalam pertemuan antara kedua belah pihak yang berperkara pada tanggal 23 Agustus 2021 Hadir juga pada pertemuan itu dari Biro Hukum Pemprov Sumbar, Inspektorat Sumbar, serta pertemuan itu dipimpin oleh Kadis Pendidikan Sumbar diwakili Kabid SMA Suryanto.

Atas kejadian ini, pihaknya akan konsultasi dengan PP PGRI, terkait langkah hukum yang akan diambil, karena tindakan yang semena mena ini telah melanggar UU Sistem Pendidikan Nasional.

"Hasil dari pertemuan tersebut, dicapai kesepakatan bahwa Proses Belajar Mengajar (PBM) di SMA PGRI Padang jangan sampai terganggu, pertanggung jawaban PBM dipegang oleh Kepala Sekolah yang terdaftar di Dapodik dan lainnya. Namun pada kenyataannya malah terjadi hal seperti ini, tentu sangat kami sayangkan," sebutnya. (*)

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Wakil Presiden: Santri Bagian Penting dari MES

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 05:05 WIB

Puan: Santri Banyak Kontribusi untuk NKRI

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 04:35 WIB

Golkar: Jokowi-Ma’ruf Berhasil Kendalikan Covid-19

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB
X