Waspada! Beredar Surat Penipuan Penerimaan CPNS

Milna Miana
- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:54 WIB
Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Padang Panjang. Dok Kominfo Padang Panjang
Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Padang Panjang. Dok Kominfo Padang Panjang

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menemukan surat penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Di dalam surat tersebut disebutkan seorang pejabat BKN yang memerintahkan jajarannya untuk membantu penerimaan CPNS.

Baca Juga: Wawako Padang Panjang Tinjau Ujian SKD CPNS di Jakarta

“Kembali beredar surat mengatasnamakan Pejabat BKN yg berisi utk membantu merekrut anggota CPNS dan penyusunan laporan untuk disajikan kepada pimpinan Panitia Seleksi CPNS BKN TA 2021/2022. Perlu kami tegaskan bahwa surat tersebut adalah BUKAN produk BKN,” demikian tulis BKN melalui akun twitternya @BKNgoid dikutip melalui Okezone.com, Sabtu (16/10/2021).

BKN sejak awal mewanti-wanti agar masyarakat berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan CPNS.

Baca Juga: Jangan Lupa! Cek Jadwal SKD CPNS di Luar Negeri

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKN Bima Haria Wibisana meminta agar masyarakat jangan sampai tertipu apabila ada yang menawarkan diri membantu menjadi ASN secara insta. Pasalnya anak-anak pejabat sekalipun tidak ada yang bisa masuk tanpa seleksi.

Menanggapi masih adanya kasus penipuan CPNS, Bima menilai bahwa hal ini menunjukkan masih adanya masyarakat yang ingin menjadi abdi negara melalui jalur yang tidak semestinya.

“Masyarakat ternyata masih banyak yang menginginkan masuk ASN tanpa jalur yang semestinya. Jadi sebetulnya dua-duanya salah, calonya salah dan masyarakat yang percaya juga salah,” katanya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Ini Deretan Negara yang Pernah Jajah Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:30 WIB

Indonesia Kembali Terima Donasi Vaksin dari Covax

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:30 WIB

RI Catatkan 2 Kasus Meninggal Akibat Omicron

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:07 WIB
X