Kemendag Temukan 31.553 Depot Air Minum Isi Ulang tidak Higienis

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:05 WIB
Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono
Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono

 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menemukan beberapa dugaan pelanggaran terkait perlindungan konsumen.

Salah satunya adalah ditemukannya sebanyak 31.553 depot air minum (DAM) isi ulang tidak layak higienitas sanitas pangan (HSP). Dari total 60.272 DAM yang tercatat hanya 28.719 yang dinyatakan layak.

“Dugaan pelanggaran DAM lainnya meliputi alat ultraviolet (UV) yang sebagian besar melewati batas maksimal pemakaian serta hanya 1.183 yang bersertifikat," ungkap Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono yang dikutip dari keterangan pers, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga: Politisi PDIP Sarankan Rocky Gerung Bangun dari Mimpi, Ada Apa?

Sebelumnya Veri Anggrijono  memaparkan temuan tersebut dalam diskusi panel Penyuluhan Perlindungan Konsumen yang digelar di Banyuwangi, Jawa Timur Selasa (12/10/2021).

Selain itu menurut dia, banyak pula DAM isi ulang menyediakan galon bermerek dan stok air minum dalam wadah siap dijual yang melanggar ketentuan dan merugikan perusahaan pemilik galon.

Produk Emas

Veri juga menyebutkan temuan dugaan pelanggaran produk emas, seperti gelang yang ditambah material kabel di dalamnya untuk memanipulasi berat dan perhiasan emas yang dijual dengan kadar emas dan hasil uji kadar emas di bawah yang dijanjikan kepada konsumen.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB

Jokowi Tinjau Terminal BBM di Bali

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:43 WIB

Bali Bakal Jadi Lokasi IPU Tahun Depan

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:50 WIB
X