Panel Ahli WHO Sebut Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Terutama di Wilayah Ini

Rahma Nurjana
- Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:28 WIB
Ilustrasi Rapid Test (Foto: CNBC Indonesia)
Ilustrasi Rapid Test (Foto: CNBC Indonesia)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Panel ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait Covid-19, Dicky Budiman mengatakan Indonesia berpotensi mengalami gelombang ketiga Covid-19 pada akhir 2021 mendatang.

Meski demikian, derajat ancamannya masuk kategori moderat, yang artinya jumlah kasus infeksi atau kematian serta beban pada fasilitas kesehatan (faskes) tidak berpotensi sebesar seperti gelombang pada Juli-Agustus lalu.

"Potensi adanya gelombang ketiga di Indonesia kemungkinan dapat terjadi, walaupun leveling-nya (derajat ancamannya) masuk kategori moderat, yang artinya jumlah kasus infeksi atau kematian serta beban pada fasilitas kesehatan (faskes) tidak berpotensi sebesar seperti gelombang pada Juli-Agustus lalu," kata Dicky dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Dicky menjelaskan gelombang infeksi mendatang akan lebih condong mengarah ke wilayah yang jumlah penduduknya belum atau sedikit terproteksi terutama di luar pulau Jawa dan Bali.

"Alasannya karena jumlah orang yang memiliki imunitas sudah jauh lebih banyak, (tapi) di Jawa dan Bali pun dapat terjadi gelombang baru, tapi dengan penduduk yang sudah divaksinasi lengkap, tentu potensi efek buruknya lebih kecil," jelas epidemiolog Indonesia di Griffith University, Australia ini.

Meski gelombang infeksi Covid-19 mendatang masuk kategori moderat, Dicky mengatakan pemerintah harus tetap melakukan satuan mitigasi yang optimal. Apalagi, wilayah di luar Jawa dan Bali yang berpotensi memburuk.

"(Ini diperlukan) karena kita tahu kualitas infrastruktur kesehatannya kurang memadai dibandingkan Jawa-Bali," imbuhnya.

Menurutnya gelombang ketiga Covid-19 agak sulit dihindari karena ada beberapa faktor yang berkontribusi.

"Setidaknya pada awal 2022, masih ada sekitar 60% dari total penduduk kita yang masih rawan karena belum memiliki imunitas dan belum divaksinasi atau belum menjadi penyintas," paparnya.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

PLN Siap Bangun Pembangkit EBT 10,6 GW Hingga 2025

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:20 WIB

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB
X